7 Cara Mencegah Asam Lambung Kambuh

Saturday, October 8th, 2016 - pantangan, tips

Di dalam dinding lambung terdapat kelenjar-kelenjar yang menghasilkan asam lambung. Asam lambung ini berperan sebagai pembunuh mikroorganisme dan mengaktifkan enzim pepsinogen menjadi pepsin. Dimana enzim pepsin bertugas untuk mengubah protein menjadi molekul yang lebih kecil. Sedangkan musin adalah mukosa protein yang berfungsi melicinkan makanan.

Umumnya, asam lambung sering mengalami peningkatan atau refluks pada saat mencerna makanan dan saat seseorang mengalami kondisi psikis tertentu. Inilah yang menyebabkan rasa tidak nyaman seperti nyeri dan rasa terbakar di bagian perut, ulu hati hingga dada. Untuk mengatasi masalah ini, biasanya penderitanya mengonsumsi obat nyeri perut akibat asam lambung naik saat hamil. Namun, hal ini tidak dilakukan oleh sebagian wanita hamil dengan alasan takut dengan efek samping. Maka dari itu, untuk menghindarinya, berikut ini 7 cara mencegah asam lambung kambuh.

7 Cara Mencegah Asam Lambung Kambuh

7-cara-mencegah-asam-lambung-kambuh

Hindari makanan pedas dan asam
Jeruk, tomat, stroberi adalah contoh makanan yang memiliki kadar keasaman yang cukup tinggi (sifatnya kondisional tergantung kondisi masing-masing orang) dan sebaiknya dihindari penderita refluks asam lambung.

Hindari stress
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam The american Journal of Gastroenterology menunjukkan bahwa mereka yang sedang stres cenderung mengalami peningkatan risiko tekanan darah tinggi dan juga gejala refluks. Oleh sebab itu, hindarilah stres sedini mungkin.

Turunkan berat badan
Sebuah studi yang dilakukan pada 2005 menyebutkan bahwa risiko refluks asam lambung meningkat pada orang-orang yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Para peneliti menganjurkan untuk mengurangi beberapa kilogram berat badan pada penderita obesitas agar terhindar dari risiko refluks asam lambung.

The American Journal of Gastroentereology mengatakan bahwa diet sehat seperti mengonsumsi sayuran, makanan berserat dan karbohidrat kompleks, diyakini mampu membuat gula darah tetap stabil dan hormon pembakar lemak bisa bekerja dengan optimal untuk menurunkan berat badan.

Hindari minum sebelum makan
Sebagian besar para peneliti sepakat bahwa refluks asam lambung dapat muncul akibat dehidrasi disaluran pencernaan atas. Meski demikian, minum banyak air di saat makan berlangsung juga bisa menyebabkan perut cepat penuh dan akan memicu refluks. Maka dari itu, minumlah air beberapa menit sebelum makan dan sebaiknya tidak minum air ketika sedang makan.

Makan lebih pelan
Saat diet untuk menurunkan berat badan, dianjurkan untuk makan lebih pelan, supaya perut bisa kenyang lebih cepat sehingga tidak makan berlebihan. Dan ternyata cara ini pu memiliki manfaat lainnya yaitu membantu mengendalikan asam lambung.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam The American Journal of Gastroenterology, orang yang makan terburu-buru berisiko mengalami refluks asam lambung. Oleh sebab itu, makanlah secara perlahan dan nikmati hidangan yang Anda santap.

Kurangi asupan gula dan karbohidrat
Berdasarkan sebuah study yang dilakukan tim peniliti dan University of North Carolina pada 2006 menemukan bahwa, mengurangi gula dan makanan yang tinggi karbohidrat dapat mengurangi gejala refluks asam lambung.

Istirahat yang cukup
Salah satu alasan mengapa tubuh Anda butuh cukup waktu untuk tidur adalah, tidur dapat mengurangi risiko refluks asam lambung di pagi hari.

Penelitian dalam Journal of Clinical Sleep Medicine menunjukkan bahwa orang yang kurang tidur saat malam cenderung mengalami refluks keesokan harinya. Jadi, dapatkan tidur cukup dan berkualitas antara 7-8 jam setiap hari.

Itulah beberapa hasil riset dan study penelitian yang telah dilakukan mengenai cara mencegah asam lambung kambuh. Semoga bisa bermanfaat untuk Anda.

By. Ayu

7 Cara Mencegah Asam Lambung Kambuh | Intan Nuraeni | 4.5