Banyak Makan Gula saat Menyusui Sebabkan Bayi Obesitas

Tuesday, May 23rd, 2017 - ibu menyusui

Banyak Makan Gula saat Menyusui Sebabkan Bayi Obesitas,- Menyusui merupakan hal alami yang dialami ibu setelah proses persalinan untuk memberikan nutrisi pada bayi dalam mendukung pertjmbuhan dan perkembangannya.

Selama masa menyusui, ibu harus memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi. Karena hal ini dapat berpengaruh pada kesehatan bayi, salah satunya masalah obesitas. Pasalnya, menyusui merupakan sebuah proses tranfer zat makanan yang dikonsumsi ibu untuk diberikan pada anak melalui ASI. Maka dari itulah sangat penting bagi ibu untuk memperhatikan asupan makanan yang bergizi dan sehat selama masa menyusui.

Salah satu kandungan makanan yang rawan dikonsumsi berlebih adalah gula. Biasanya, dalam kondisi normal ibu menyusui lebih mudah merasa lapar dan cenderung menyukai makanan manis. Hal inilah yang terkadang membuat ibu lupa untuk mengontrol gula darahnya.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Keck School of Medicine di University of Southern California menunjukkan bahwa kandungan gula fruktosa dalma makanan bisa ditransfer dari ibu ke bayi melalui ASI. Dari penelitian tersebut diketahui jika kandungan gula fruktosa yang ditransfer oleh ibu melalui ASI bisa meningkatkan risiko bayi memiliki berat badan berlebih atau obesitas.

Gula fruktosa bukanlah komponen alami dari ASI, jenis gula ini bisa ditemukan dalam buah, makanan olahan, dan sod. Kandungan ini disebut sebagai gula sisa yang berasa dari makanan ibu.

Baca Juga : Efek Samping Minum Kopi Bagi Ibu Menyusui

Direktur pendiri ChildhoodmObesity Research Center Di Keck School of Medicine, Goran, menyebutkan jika bayi dan anak-anak dibiarkan mengonsumsi gula fruktosa dalam jumlah yang banyak selama proses pertumbuhan dan perkembangannya, maka mereka akan lebih berisiko mengalami masalah dengan perkembangan kognitifnya serta menciptakan risiko seumur hidup mengalami obesitas, diabetes, penyakit liver, dan penyakit jantung.

Penelitian lain telah menunjukkan bahwa kandungan gula fruktosa dan pemanis buatan dalam ASI sangat merusak dan berbahaya selama periode pertumbuhan dan perkemgbangan kritis di tahun pertama setelah anak lahir. Maka dari itulah, kandungan fruktosa dalam ASI sangat berisiko terhadap kesehatan anak.

Untuk menjaga dan mengontrol asupan makanan selama menyusui, Anda bisa melakukan perubahan gaya hidup dengan menerapkan gaya hidup sehat, mulai dari mengontrol porsi makan, istirahat yang cukup, mengendalikan stres, dan lain sebagainya.

By Sri Maryati

Banyak Makan Gula saat Menyusui Sebabkan Bayi Obesitas | Intan Nuraeni | 4.5