Benarkah Konsumsi Makanan Pedas Bisa Memicu Persalinan ?

Tuesday, January 2nd, 2018 - Ibu Hamil, persalinan

Benarkah Konsumsi Makanan Pedas Bisa Memicu Persalinan ?,- Memasuki usia kehamilan ke 9, hampir semua ibu hamil pasti akan waspada terhadap kontraksi yang terjadi di setiap menit yang ia lewati. Namun, ada pula ibu hamil yang tidak kunjung merasakan tanda-tanda melahirkan, padahal sudah waktunya.

Untuk mengatasi hal tersebut, ada cara yang bisa dilakukan untuk memicu persalinan, salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan pedas. Tapi, benarkah konsumsi makanan pedas bisa memicu persalinan ? simak penjelasan dibawah ini !

Benarkah Konsumsi Makanan Pedas Bisa Memicu Persalinan ?

Tidak sedikit perempuan yang percaya bahwa mengonsumsi makanan pedas bisa memicu persalinan. Makanan pedas pada umumnya membuat perut sakit dan mulas, sehingga dipercaya bisa merangsang datangnya kontraksi tanda melahirkan. Makanan pedas juga disinyalir dapat menyebabkan tubuh melepaskan hormon prostaglandin melalui proses pencernaan, yang akan memicu kontraksi pada rahim.

Namun, teori yang menyebutkan bahwa makanan pedas dapat mempercepat kelahirkan ditolak mentah-mentah oleh dunia kedokteran. Pakar pengobatan ibu dan anak, Tery Harper, MD, bahkan menyebutkan bahwa tidak ada hubungannya antara makanan yang tersimpan di lambung dengan kerja otot rahim untuk berkontraksi. Sampai saat ini belum ada satupun studi ilmiah yang dapat membuktikan bahwa makanan pedas dapat memicu persalinan.

Pernyataan ini pun disetujui oleh Elizabeth Stein, seorang bidan di New York. Stein mengatakan, bahwa tidak ada cara alami yang terbukti efektif dan aman untuk mempercepat persalinan. Tidak ada makanan apapun yang dapat mendorong terjadinya persalinan. Satu-satunya cara yang dapat diandalkan untuk mempercepat kelahiran adalah dengan induksi medis di rumah sakit yang melibatkan obat-obatan.

Lalu, kenapa banyak perempuan yang melaporkan bahwa makanan pedas bisa memicu persalinan ? Hal tersebut mungkin berangkat dari sugesti. Beberapa orang bisa mengalami kram perut setelah mengonsumsi makanan pedas, yang seringnya dianggap sebagai tanda awal kontraksi. Padahal, kram perut ini disebabkan oleh penumpukan gas dari gejala maag dan refluks lambung. Kedua hal ini merupakan masalah yang umum terjadi pada orang-orang yang mengonsumsi makanan pedas, terutama jika perutnya memang sensitif.

Jika ibu hamil ingin tetap mengonsumsi makanan pedas, memang tidak ada salahnya. Namun ibu harus memperhatikan porstinya. Konsumsi makanan pedas secara cukup dan jangan terlalu banyak.

Namun, penting untuk diketahui bahwa menghindari makanan pedas tertentu menjadi langkah terbaik utnuk menjaga kesehatan ibu dan janin. Tetap konsumsi makanan yang direkomendasikan oleh dokter agar nutrisi ibu dan janin tetap tercukupi dengan baik.

By Sri Maryati

Benarkah Konsumsi Makanan Pedas Bisa Memicu Persalinan ? | Intan Nuraeni | 4.5