Benarkah Ngidam saat Hamil Tak Terpenuhi Picu Bayi Ngiler?

Tuesday, January 30th, 2018 - Kesehatan

Benarkah Ngidam saat Hamil Tak Terpenuhi Picu Bayi Ngiler?,- Bagi sebagian besar orang, istilah ngidam mungkin sudah tidak asing lagi, terlebih lagi bagi ibu hamil. Mungkin sebagian besar ibu sudah pernah mengalaminya. Bahkan, tak jarang keinginan tersebut tidak masuk akal.

Menurut dr. Judi Januadi Endjun, Sp.OG, Sonologist, ngidam diartikan sebagai keinginan akan sesuatu, yang timbul secara tak terduga dan memiliki dorongan kuat untuk segera dipenuhi. Ada mitos yang menyebutkan, konon saat ibu hamil ngidam harus dipenuhi, jika tidak maka bayika akan mudah ngiler.

Benarkah bayi akan ngiler jika ngidam saat hamil tidak dipenuhi ?

Mungkin banyak ibu yang percaya jika ngiler yang dialami bayi disebabakn karena ngidam yang tidak terpenuhi. Namun, anggapan ini ternyata hanyalah sebuah mitos. Pasalnya, sampai saat ini tidak ada riset yang membutikan adanya hubungan antara ngiler dan ngidam.

Ngiler boleh dibilang suatu hal yang biasa atau normal dialami oleh bayi. Namun, biasanya mengiler bayi banyak ditemui pada bayi yang berusia 8-12 bulan, bersamaan dengan proses tumbuh gigi. Di sisi lain, mengiler juga memiliki manfaat untuk bayi. Air liur berfungsi untuk melindungi permukaan daerah tenggorokan pada bayi saat menelan makanan.

Selain itu, ngiler juga bermanfaat untuk membantu pencernaan bayi. Pasalnya, didalam air liur terkandung enzim amilase yang berfungsi membantu pencernaan dan mengeliminasi atau mengevakuasi bakteri dan virus dari mulut, agar tidak sampai ke usus.

Mengiler disebabkan oleh proses kematangan saraf otot mulut yang belum sempurna. Seiring dengan bertambahnya usia, proses ini akan semakin sempurna. Bayi pun lebih mampu mengendalikan air liur yang diproduksi. Faktanya, air liur memang tidak diproduksi secara aebrlebihan. Jika produksi air liur berlebihan, maka hal tersebut merupakan pertanda adanya penyakit.

Penyebab ngiler dibagi ke dalam dua kategori, yaitu yang ringan (akan hilang dengan sendirinya) dan serius sebagai segajal dari adanya gangguan kesehatan. Orangtua perlu memperhatikan ngiler yang timbul pada si kecil, termasuk jumlah dan frekuensinya. Pasalnya, ngiler yang berlebihan bisa menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan.

Konsultasikan hal ini pada dokter saat kontrol rutin, sehingga dokter dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh mengenai hal-hal yang menyebabkan ngiler. Jika diperlukan, segera lakukan tindakan yang tepat untuk membantu mengatasinya.

By Sri Maryati

Benarkah Ngidam saat Hamil Tak Terpenuhi Picu Bayi Ngiler? | Intan Nuraeni | 4.5