Benarkah Plastik BPA Bisa Pengaruhi Kesuburan Wanita ?

Monday, October 16th, 2017 - Ibu Hamil, Kesehatan

Benarkah Plastik BPA Bisa Pengaruhi Kesuburan Wanita ?,- Saat ini banyak sekali produk berbahan plastik yang bisa dengan mudah ditemukan di pasaran dan cukup banyak digunakan. Sifat plastik yang ringan dan tidak mudah pecah, serta harga yang relatif murah merupakan beberapa alasan mengapa produk ini banyak digunakan.

Namun, belakangan ini mulai banyak dilakukan upaya mengurnagi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari. Selain karena dianggap tidak ramah tingkungan karena sulit diuraikan, sejumlah bahan pembuatan plastik ternyata juga memiliki risiko yang dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.

Bisphenol-A atau biasa disebut BPA merupakan salah satu bahan kimia yang kandungannya sering ditemukan pada peralatan makan atau minum plastik. Para ilmuwan sudah banyak memperingati dan bahkan menemukan fakta-fakta baru, jika paparan BPA pada tubuh bisa sangat membahayakan. Parahnya lagi, beberapa penelitian menyatakan jika bahan kimia ini dapat memengaruhi kesuburan wanita.

Benarkah Plastik BPA Bisa Pengaruhi Kesuburan Wanita ? Simak penjelasannya dibawah ini !

Peneliti dari Harvard University menemukan hasil pada pengaruh paparan BPA terhadap kualitas sel telur para wanita. Paparan bisphenol A atau BPA ini dapat mengganggu proses reproduksi, dan dalam takaran 20% bisa menjadi sumber penyebab ketidaksuburan seseorang.

Para peneliti melakukan percobaan laboratorium. Dalam penelitan tersebut, para ahli menggunakan 352 butir sel telur dari 121 orang yang telah setuju terlibat dalam penelitian ini. Kemudian, Catherine Racowsky, yang berperan sebagai kepala penelitian mengumumkan hasil, jika wanita yang sering terpapar kandungan BPA bisa mengalami penurunan jumlah sel telur yang matang.

Peneliti juga menemukan jika kandungan BPA justru menaikkan jumlah sel telur yang tidak matang. Sel telur yang tidak matang ini tidak akan bisa membelah kromosom dalam sel secara sempurna dan jumlah kromosom di dalam tidak seimbang. Sel telur yang belum matang ini dikhawatirkan akan berakhir membawa kromosom terlalu banyak atau terlalu sedikit. Jika demikian, maka hasil pembuahan sel telur, yang mana akan menjadi embrio, akan sulit berkembang.

Jika akhirnya perkembangan terjadi pun makan akan menjadi sel telur dengan kromosom abnormal. Misalnya, bayi bisa lahir dengan kondisi Down Syndrome.

Kandungan BPA dalam peralatan rumah tangga berbahan plastik juga telah banyak dihubungkan dengan PCOS (siondrom polikistik ovarium), keguguran, dan bisa membuat kualitas sperma pria rendah. Namun, penelitian yang lebih dalam masih diperlukan untuk memastikan kaitan-kaitan tersebut.

Maka dari itu, plastik BPA memang dikhawatirkan bisa membuat wanita lebih sulit hamil karena jumlah sel telur sehat yang siap dibuahi akan berkurang. Selain itu, kemahilan mungkin akan berisiko bagi ibu dan janin.

By Sri Maryati

Benarkah Plastik BPA Bisa Pengaruhi Kesuburan Wanita ? | Intan Nuraeni | 4.5