Cara Mengejan Yang Benar Saat Melahirkan Secara Normal

Monday, February 27th, 2017 - persalinan

Mengejan yaitu tahapan diwaktu pembukaan atau dilatasi mulut rahim mencapai puncaknya. kemauan mengejan yaitu reaksi tak sadar buat tekanan bayi terhadap dasar panggul. Rasa tertekan atau gerakan bayi jauh didalam panggul yang menyebabkan kemauan yang tidak tertahan bagi meregang, yang merupakan sifat dari kemauan mengejan. Disaat merasakan kemauan untuk mengejan sewaktu persalinan, tahan napas dan bergumamlah selagi menghela napas “jeda” pada setiap pernapasan. dengan teknik mengejan yang benar, bayi dapat didorong keluar tanpa butuh habis-habisan menguras tenaga. Oleh sebab itu, ibu hamil mesti mengetahui cara mengejan yang benar saat melahirkan normal.

Cara Mengejan Yang Benar Saat Melahirkan Secara Normal

Tips cara mengejan yang benar

Supaya dapat mengejan dengan benar, ikuti cara mengejan yang benar dibawah ini:

Lakukan sesudah pembukaan lengkap

Mengejan baru dapat dilakukan sesudah pembukaan komplit, yaitu pembukaan 10. Alasannya dikarenakan guna menghindari pembengkakan terhadap mulut rahim. Pembengkakan ini dapat mempersulit proses persalinan berikunya. Meskipun tak nyaman lantaran mesti menanti kontraksi sampai pembukaan 10, namun ibu mesti bersabar. Tidak perlu cemas sebab penundaan mengejan kebanyakan tidak dapat membahayakan, melainkan jikalau jantung janin mulai melemah.

Pilih posisi yang tepat

Posisi yang umum dipilih ketika mengejan yaitu berbaring, selanjutnya membengkokkan lutut, ke-2 kaki di buka, peluk paha bersama melingkarkan tangan ke bawah paha hingga siku dan menarik paha ke arah dada. Posisi ini memberikan keleluasan bagi ibu untuk mengejan. Posisi lain juga dapat digunakan seperti berbagai miring ke sisi kiri atau kanan atau jongkok, yang kesemuanya berdasarkan kasus per kasus agar janin lebih gampang lahir.

Atur napas

Salah satu manfaat mengatur napas waktu proses persalinan merupakan mampu mengruangi rasa sakit. Biasanya dokter atau bidan bakal mengonfirmasi ibu mengatur napas agar tenaga ibu terkumpul pula ibu mempunyai stamina maksimal guna mengejan. Tips agar pengaturan napas berlangsung mudah saat metode persalinan, sebaiknya ikut kelas senam hamil lantaran dapat diajarkan trick mengatur napas kala melahirkan.

Ikut komando

Biasanya dokter atau bisan dapat memberi komando kapan ibu mesti menarik napas, menahan dan mengeluarkannya sambil mengejan. Ikuti komando tersebut agar jalan persalinan berlangsung teratur dan lebih mudah.

Tenaga harus efektif

Jangan buang-buang tenaga yang tak butuh, entah dengan mengeluh atau berteriak-teriak, dikarenakan dapat menguras energi, mengingat ibu mesti mengejan berkali-kali. Teriak-teriak malah dapat mengakibatkan tenggorokan kering, batuk dan serak. Ibu juga semakin panik dan tegang. akibatnya, ibu tidak jelas menangkap intruksi dokter.

Berhenti mengejan diwaktu kepala bayi terlihat

Ketika kepala bayi mulai nampak sebaiknya berhenti mengejan. Umumnya ditandai bersama rasa panas di vagina yang meregang. Tujuannya biar vagina dan perinem meregam perlahan-lahan, juga buat mengurangi robekan dan kelahiran yang terlalu cepat. Dokter atau bidan dapat memberi arahan kala pengejanan mesti dihentikan atau dilanjutkan. Pada saat ini ibu sebaiknya mengatur napas dengan baik.

Itulah beberapa cara mengejan yang benar saat melahirkan normal. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk ibu hamil yang tidak lama lagi mau melahirkan atau bahkan sedang menjalani proses melahirkan.

Cara Mengejan Yang Benar Saat Melahirkan Secara Normal | Intan Nuraeni | 4.5