Ciri Ciri Kontraksi Ketika mau Melahirkan

Thursday, April 6th, 2017 - persalinan

Kontraksi adalah sensasi paling dahsyat yang dirasakan semua ibu hamil. Kontraksi dapat mulai bila usia kehamilan telah mencapai bulan yang cukup yaitu 37-40 minggu. Dan biasanya berlangsung 3 kali dalam beberapa menit dan cukup teratur. Sensasi ini biasanya dapat terasa dalam 10 menit dengan duarsi 20 sampai 40 detik. Bahkan frekuensinya juga dapat meningkat sampai lebih dari 5 kali dalam 10 menit. Kontraksi terjadi lebih berpola, jeda antar kontraksi semakin singkat. Kontraksi ini bisa menjadi tanda bahwa waktu melahirkan segera tiba.

Ciri Ciri Kontraksi Ketika mau Melahirkan

Ciri Ciri Kontraksi Ketika mau Melahirkan

Sakit punggung

Ciri-ciri yang paling umum kontraksi ketika mau melahirkan adalah sakit pinggang. Punggung mulai terasa sakit dan terjadi berulang untuk beberapa hari. Dan disertai dengan pecahnya ketuban dengan jumlah yang banyak dan secara tiba-tiba.

Vagina terasa nyeri

Bila usia kehamilannya sudah tua, biasanya mulut rahim telah mulai terbuka lebar dengan sendirinya. Otot-otot disekitar leher rahim mengalami penekanan akibat kepala bayi yang telah mulai turun. Hal ini bisa mengakibatkan vagina terasa sakit. Bila terus terjadi secara berulang adalah ciri kontraksi dari bayi yang memberi ciri supara segera dilakukan persiapan melahirkan.

Perut terasa kaku dan keras

Pada masa trimester tiga terakhir biasanya perut ibu akan mengeras dan membuat ibu hamil tidak nyaman saat duduk ataupun tidur. Perut yang terasa kaku dan mengeras ini merupakan ciri-ciri bayi mulai mengadakan pergerakan kepalanya menuju arah mulut rahim. Itulah mengapa perut terasa keras yang disertai dengan rasa mulas. Dan biasanya perut yang terasa kaku dan mengeras ini merupakan awal kontraksi dari bayi yang tandanya agar segera dilakukan persiapan melahirkan.

Keluar lendir dari vagina

Sebelum masa melahirkan tiba, biasanya ibu hamil mengalami peningkatan lendir selama beberapa hari. Dan ini merupakam kontrasi dari rahim ciri-ciri anda akan segera melahirkan. Awalnya lendir keluar sedikit-sedikit, tapi lama kelamaan jadi banyak dan encer seperti air biasa.

Air ketuban keluar secara tiba-tiba

Keluarnya cairan yang berjumlah banyak dan mengalir seperti ir tanpa disadari ibu adalah akibat dari pecahnya ketuban yang menjadi ciri-ciri bahwa bayi harus secepatnya dilahirkan. Sebab bila terlalu lama bayi dikeluarkan dalam keadaan ketuban kering maka bayi akan mengalami kematian tidak mendapat oksigen yang memadai dan keracunan air ketubannya sendiri.

Perut kembung

Perut kembung atau seperti ingin buang air besar. Untuk membedakan nyeri tersebut, ibu hamil dapat melakukan buang air besar. Bila masih merasa nyeri, berarti merupakan nyeri melahirkan.

Itulah beberapa ciri-ciri kontraksi mau melahirkan. Kontraksi pada ibu hamil yang mau melahirkan berbeda-beda tergantung dari kesehatan ibuĀ  atau dapat disebabkan oleh bentuk serta ukuran rahim. Kontraksi akan segera melahirkan pada umumnya ialah pecahnya ketuban. Namun bagi beberapa ibu hamil terkadang kontraksi tidak terjadi yang mengakibatkan tim medis harus segera melakukan pemecahan ketuban dengan sengaja. Sebab jika masa melahirkan telah tiba sedangkan ketuban belum pecah dengan sendirinya dikhawatirkan bayi akan tersedak dan keracunan dengan air ketubannya, supaya bayi terselamatkan maka dilakukan pemecahan ketuban dengan sengaja.

Ciri Ciri Kontraksi Ketika mau Melahirkan | Intan Nuraeni | 4.5