Diagnosa Hamil Anggur Dan Cara Menanganinya

Tuesday, May 30th, 2017 - Ibu Hamil

Hamil anggur dapat dikatakan sebagai kehamilan dengan janin yang tidak berkembang. Dan istilah medis hamil anggur yaitu mola hidatosa. Sebelumnya pernah membahas tentang penyebab, faktor resiko dan gejala hamil anggur. Dan kali ini akan membahas tentang diagnosa hamil anggur dan cara menanganinya.

Diagnosa Hamil Anggur Dan Cara Menanganinya

Penyebab hamil anggur sampai saat ini belum jelas, namun ada beberapa penelitian menunjukan bahwa salah satu penyebabnya yaitu gangguan kromosom. Sebenarnya peran kromosom sendiri sangat penting yaitu membawa pesan genetik.

Ada beberapa golongan wanita yang berisiko mengalami hamil anggur diantaranya:

  • Wanita yang hamil di usia terlalu mudah sekitar usia dibawah 20 tahun.
  • Wanita yang hamil di usis terlalu tua yaitu diatas 40 tahun.
  • Wanita yang pernah mengalami keguguran pada kehamilan sebelumnya.
  • Wanita yang pernah mengalami riwayat hamil anggur pada kehamilan sebelumnya.

Bahaya hamil anggur

Bahaya hamil anggur sendiri terdapat berbagai kemungkinan yang pasti terjadi bila seorang wanita mengalami hamil anggur saat hamil yaitu:

Bahaya hamil anggur sendiri terdapat berbagai kemungkinan yang pasti terjadi bila seorang wanita mengalami hamil anggur saat hamil yaitu:

  • Keguguran pada janin
  • Pendarahan
  • Membahayakan nyawa ibu
  • Menimbulkan tumor jinak
  • Kemungkinan muncul kanker

Diagnosa hamil anggur

Untuk mengetahui apakah kehamilan anda termasuk hamil anggur atau bukan, maka segera periksakan pada dokter kandungan. Dan pemeriksaan medis akan dilakukan oleh dokter diantaranya:

  • USG
  • Memeriksa panggul
  • Tes darah

Keadaan hamil anggur dapat diketahui melalui proses USG pada trimester pertama kehamilan yaitu pada minggu ke 10 sampai 14 masa kehamilan. Sedangkan untuk tes darah dilakukan untuk mengukur hormone HCG ibu hamil yang berhubungan dengan kehamilannya.

Penanganan hamil anggur

Jika hasil diagnosa yang dilakukan positif hamil anggur, maka dokter biasanya akan menganjurkan pasien atau penderita menjalani penanganan secepatnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi dan mengurangi kemungkinan terjadinya bahaya yang sudah disebutkan diatas.

Penanganan hamil anggur yang dilakukan oleh dokter, akan mengeluarkan jaringan berbentuk anggur tersebut dengan segera menggunakan kuret atau hanya dengan obat pelunak jaringan.

Ada beberapa efek kuret ketika hamil anggur diantaranya wanita mengalami pendarahan secara terus-menerus bahkan lebih parah sebelum tindakan kuret. Bila pendarahan tidak berhenti sampai dengan waktu 1 bulan, hal itu dapat diinkasikan bahwa rahim sudah ditumbuhi dengan kanker.

Demikian informasi tentang diagnisa hamil anggur dan cara menanganinya.

Diagnosa Hamil Anggur Dan Cara Menanganinya | Intan Nuraeni | 4.5