Fakta Rambut Rontok saat Hamil dan Cara Meminimalisirnya

Tuesday, December 26th, 2017 - Ibu Hamil, tips

Fakta Rambut Rontok saat Hamil dan Cara Meminimalisirnya,- Pada masa kehamilan, ibu sering kali mengalami beberapa masalah pada tubuh, salah satunya yaitu rambut rontok. Kasus rambut rontok saat hamil biasa terjadi pada sekitar 40-50% wanita hamil dan kondisi ini hanya bersifat sementara. Sebenarnya, wanita lebih sering mengalami kerontokan rambut setelah masa melahirkan.

Rambut rontok saat hamil bisa dipicu oleh berbagai kondisi yang melibatkan perubahan keseimbangan hormon estrogen sepert penghentian kondumsi pil KB, ataupun metode KB lainnya yang bersifat hormonal. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh aborsi ataupun keguguran. Alangkah baiknya jika kondisi rambut rontok saat hamil diperiksakan ke dokter untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyebab lain dan mendapatkna penanganan yang tepat.

Mengetahui Fakta Seputar Rambut Rontok saat Hamil

Rambut rontok saat hamil merupakan kondisi dimana rambut rontok secara berlebihan dalam 1-5 bulan setelah masa kehamilan dimulai. Pertumbuhan rambut umumnya 90% terdiri dari rambut yang sedang tubuh dan 10% lainnya memasuki fase istirahat yang kemudian akan rontok setiap 2-3 bulan dan digantikan dengan rambut baru. Pada kondisi rambut rontok saat hamil, jumlah rambut yang masuk ke fase istirahat dapat bertambah, dimana sekitar 60% rambut yang ada didalam fase tumbuh akan memasuki fase istirahat. Kondisi ini disebut dengan telogen effluvium.

Rambut rontok saat hamil ini dapat menajdi tanda ibu mengalami kekurangan mineral atau vitamin. Kondisi tersebut mungkin masih belum akan membaik setelah bayi lahir. Tubuh, teramsuk rambut, perlu waktu untuk kembali ke kondisi sebelum hamil.

Cara Meminimalisir Rambut Rontok saat Hamil

Pada masa kehamilan, kenaikan hormon progesteron dapat membuat rambut menjadi kering sehingga membuatnya lebih mudah patah dan menyerupai kondisi rambut rontok. Walaupun brsifat sementara, namun bagi sebagian wanita kondisi ini tetap terasa mengganggu. Untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisir rambut rontok saat hami, seperti diantaranya :

  1. Hindari menyisir rambut terlalu sering.
  2. Gunakan sampo dan kondisioner dengan kandungan yang lembut dan tidak iritatif. Jika memungkinkan, pilihlah sampo dan kondisioner yang mengandung silika dan biotin.
  3. Mengikat rambut ke belakang menjadi cepol atau ekor kuda berisiko menyebabkan rambut menjadi lebih mudah patah. Maka dari itu, disarankan untuk menggerai rambut.
  4. Rambut lebih rapuh saat basah. Hindari menyisir rambut dalam keadaan basah, terutama dengan sisir bergigi rapat. Rambut basah dapat disisir terlebih dahulu dengan menggunakan jari tangan.
  5. Mengeringkan rambut dengan panas maksimal, meluruskan rambut, serta mengaplikasikan bahan pewarna kimia pada rambut juga akan memperburuk kondisi rambut rontok saat hamil. Hindari juga mengeriting rambut yang dapat membuat rambut mengalami kerusakan. Jika memang mendesak, sebaiknya gunakan pengering atau pelurus rambut dalam suhu yang sejuk.
  6. Konsultasikan pada dokter jika Anda ingin mengonsumsi suplemen nutrisi untuk memperkuat rambut, seperti vitamin C, biotin, vitamin B kompleks, vitamin E, dan seng.
  7. Meskipun diperlukan penelitian lebih lanjut, mengonsumsi sayur dan buah yang kaya akan kandungan antioksidan flavonoid dipercaya dapat memperkuat pertumbuhan dan melindungi folikel rambut.
  8. Jika diperlukan, Anda juga bisa mengonsultasikan cara menyeimbangakn hormon pada dokter.

Meskipun mungkin kondisi ini dapat mengganggu bagi sebagian wanita, namun rambut rontok saat hamil merupakan kondisi yang dapat membaik dengan sendirinya. Merawat rambut dengan lembut dan menjaga pola makan sehat dengan gizi seimbang juga bisa Anda coba untuk mengatasi kondisi ini.

By Sri Maryati

Fakta Rambut Rontok saat Hamil dan Cara Meminimalisirnya | Intan Nuraeni | 4.5