Gangguan Kehamilan Serta Penyebab Dan Pengobatannya

Friday, June 2nd, 2017 - Ibu Hamil

Gangguan yang terjadi pada ibu hamil belum diketahui oleh sebagian besar ibu hamil. Padahal, sebaiknya wanita hamil harus mengetahui apa saja yang dapat mengganggu kehamilannya. Dalam masa kehamilan, sebagian ibu hamil ada yang mengalami gangguan ringan dan ada juga yang mengalami gangguan berat di kehamilannya.

Gangguan Kehamilan Serta Penyebab Dan Pengobatannya

Gangguan Kehamilan Serta Penyebab Dan Pengobatannya

Mual dan muntah

Gangguan kehamilan yang paling umum terjadi di kehamilan yaitu mual dan muntah. Sehingga merupakan hal wajar. Mual dan muntah yang tidak wajar adalah mual dan muntah terjadi berkepanjangan hingga usia kandungan lebih dari 3 bulan ke atas.

Penyebab mual dan muntah pad aibu hamil belum diketahui secara pasti. Tapi perkiraan medis mengatakan bahwa bila wanita yang mempunyai riwayat maag atau penyakit lambung, maka ketika hamil akan mengalami mual dan muntah.

Obesitas

Mengalami kenaikan berat badan saat hamil adalah hal yang wajar. Karena didalam kandungan terdapat seorang janin yang terus berkembang dan membesar. Akan tetapi, tidak wajar jika ada obesitas.

Obesitas adalah merupakan gangguan kehamilan. Obesitas yang tidak wajar yaitu dalam satu minggu atau beberapa hari saja berat badan wanita hami naik hinggi 1 kg, tumit, tungkai kaki dan mata kaki mengalami pembengkakan, mengalami hipertensi, sakit kepala, dan pandangan menjadi berkunang-kunang.

Bila wanita hamil mengalami gejala diatas, kemungkinan wanita hamil mengalami preeklamsia.

Gangguan pada jantung

Wanita hamil banyak yang mengalami gangguan kesehatan yang berhubungan dengan pernapasan. Hal itu kemungkinan menjadi indikasi bahwa wanita hamil mengalami gangguan pada jantung.

Penyebab gangguan pada jantung yaitu alian darah ke jantung tidak lancar sehingga kerja jantung terganggu. Sedangkan tanda dan gejalanya yaitu merasakan jantungnya berdebar-debar tanpa sebab, mengalami sesak nafas mulai dari ringan hingga sesak nafas berat. Selain itu, mudah lelah dan bila sudah lelah disertai dengan sesak nafas.

Anemia

Pada tahap awal kehamilan, dokter akan melakukan tes darah untuk mengecek kadar hb. Hb normal ibu hamil yaitu 11,5. Bila kurang dari angka tersebut maka wanita hamil mengalami kadar hb yang rendah dan dapat membuat ibu hamil terkena anemia.

Penyebab anemia yaitu kadar hb rendah, rendahnya asupan nutrisi pada ibu hamil dan sebagainya. Tanda dan gejala anemia yaitu wajah tampak pucat, mata berwarna merah, telapak tangan tidak merona merah namun pucat, lesu dan mudah lelah padahal tidak beraktivitas berat. Dan pengobatannya adalah konsumsi makanan yang mengandung zat besi, menjaga pola makan dan konsumsi obat penambah darah resep dokter.

Diabetes

Gangguan yang terjadi pada ibu hamil adalah diabetes. Penyebab diabetes yaitu faktor keturunanm, banyak mengonsumsi makanan serta minuman yang mengandung gula berlebihan.
Sedangkan tanda dan gejala diabetes yaitu Mudah mengantuk walaupun tidak beraktivitas, mudah lelah  walaupun tidak beraktivitas, menurunnya berat badan, merasa kehausan, merasa lapar, dan sering buang air kecil ketika malam hari.

Pengobatannya yaitu dengan menghindari mengonsumsi makanan serta minuman yang manis. Bahkan dokter juga akan mmberikan obat penurun gula darah.

Gondok

Gangguan lainnya yang terjadi pada ibu hamil adalah gondok. Penyakit gondok adalah pembengkakan di kelenjar di kelenjar tiroid. Penyebab gondok yaitu kekurangan zat yodium, kekurangan magnesium, dan kekurangan fosfor.

Sedangkan gejalanya yaitu mata menjadi sembab, kelopak mata menonjol, jari-jari gematar, perasaan berdebar, dan berkeringat. Sedangkan pengobatan yang dilakukan oleh dokter ialah dengan memberikan asupan makanan yang beryodium, mengandung magnesium dan mengandung fosfor.

Lendir keluar dari vagina

Mengeluarkan lendir dari vagina atau disebut juga dengan keputihan adalah hal yang wajar terjadi pada ibu hamil. Akan tetapi, anda harus waspadai bila di masa kehamilan mengeluarkan cairan keputihan yang berbau, vagina terasa gatal dan panas, dan mengeluarkan cairan berwarna hijau atau kuning. Maka ciri-ciri tersebut termasuk ciri-ciri keputihan patologis.

Penyebab keputihan patologis yaitu jamur dan parasit, kurangnya menjaga daerah kewanitaan, memakai celana dalam ketat dan HPV. Sedangkan pengobatan yang akan dilakukan tergantung dengan seberapa parah keputihan yang dialami oleh wanita hamil. Dan dokter pun akan memberikan cairan antiseptik untuk digunakan cebok setiap harinya dan dokter juga akan memberikan obat antibiotik untuk dikonsumsi ibu hamil.

Pendarahan

Pendarahan yang terjadi pada wanita hamil harus diwaspadai. Karena pendarahan bisa menjadi kondisi serius dari kehamilan seorang wanita. Penyebab pendarahan saat hamil yaitu adanya aktivitas fisik dan psikis ibu hamil itu sendiri misalnya kelelahan dan stres mendominasi, jatuh dan perut terbentur, dan adanya gangguan pada ari-ari bayi.

Bila ibu hamil mengalami ciri-ciri mengeluarkan lendir bersama darah dari liang rahim, darah yang dikeluarkan bisa sedikit dan bisa juga banyak seperti darah menstruasi dan perut terasa mulas dan melilit.

Pengobatan. Bila kantung janin masih bersama air ketubannya, maka dokter akan memberikan obat penguat kandungan dan anti nyeri. Sedangkan bila kandtung janin telah pecah tapi janin masih hidup, maka kelahiran prematur. Bila janin ternyata tidak bergerak, maka wanita hamil tersebut dikuret.

Pecahnya air ketuban

Air ketuban adalah air yang selalu bersama janin didalam kandungan. Ketuban adalah pembungkus bayi yang akan melindungi bayi dari serangan dari luar rahim. jadi ketuban tidak boleh pecah sebalum persalinan.

Penyebab air ketuban pecah yaituselaput rahim yang sudah pecah dan diakibatkan oleh adanya serviks yang lemah dan lembek, rahim mengalami infeksi, kurang menjaga kehamilan, pola hidup yang tidak sehat, mempunyai air ketuban yang berlebihan, trauma, hamil anak kembar dan penyakit menular seksual seperti klamida, kutil kelamin dan gonore.

Tindakan medis sangat dibutuhkan untuk ibu hamil yang mengalami air ketuban pecah dini.

Itulah beberapa gangguan kehamilan yang harus diketahui. Oleh karena itu, bagi anda yang sedang hamil harus tetap menjaga dna memperhatikan kandungannya supaya terhindar dari berbagai macam gangguan kehamilan.

Gangguan Kehamilan Serta Penyebab Dan Pengobatannya | Intan Nuraeni | 4.5