Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Babymoon

Thursday, January 26th, 2017 - Ibu Hamil, tips

Memasuki usia kehamilan trimester ke dua, perubahan fisik serta emosional saat hamil tentunya membuat calon ibu ingin sekali berlibur atau disebut juga babymoon. Babymoon mirip dengan honeymoon yang dilakukan setelah pernikahan, hanya saja babymoon dilakukan ketika istri tengah mengandung.

Sebagian pasangan seringkali melakukan babymoon atau perjalanan wisata ketika istri tengah mengandung sebagai hadiah sebelum si kecil lahir. Karena tentunya ketika si kecil lahir, berbagai perubahan akan terjadi, ibu menjadi lebih fokus untuk mengurus bayi, sehingga akan membuat pasangan sulit untuk mendapatkan waktu luang untuk berlibur.

Lalu, apakah babymoon ini aman dilakukan ?

Menurut seorang pakar kandungan, Dr. Manny Alvarez, babymoon sering ditanyakan oleh pasiennya. Menurutnya, sebenarnya tidak ada masalah selama pasangan mempertimbangkan beberapa faktor ketika merencanakan liburan.

Beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum melakukan babymoon ialan seperti berapa lama penerbangan yang akan ditempuh, apakah ada fasilitas kesehatan di daerah yang dikunjungi, serta seberapa baik fasilitas medis yang dekat dengan tujuan Anda, terutama ketika sedang dalam kondisi darurat.

Selain itu, Manny juga mengingatkan risiko kehamilan seperti gangguan pencernaan karena kontaminasi makanan dari bakteri, virus, atau parasit yang menjadi masalah besar di banyak tempat di seluruh dunia.

Misalnya adalah keracunan salmonella akibat sayuran mentah yang dicuci kurang bersih. Buah juga perlu dicuci di bawah air keran serta pastikan untuk mengonsumsi daging yang matang. Maka dari itu, penting untuk memesan makanan yang dimasak dengan benar.

Bagi sebagia besar orang, keracunan makanan hanya akan menyebabkan diare dan kram perut, dan biasanya seseorang akan sembut setelah 3 hingga 4 hari. Namun, bagi ibu hamil, diare berat, kram perut dan dehidrasi bisa menjadi masalah besar. Dehidrasi yang parah dan usus yang terganggu dapat menuebabkan rahim kontraksi, yang mengarah ke pembukaan dini leher rahim dan bahkan kelahiran sangat prematur.

Waspadai juga tempat-tempat yang bisa menularkan penyakit melalui gigitan nyamuk, seperti danau, hutan, atau sungai. Jangan lupa untuk selalu menggunakan obat nyamuk.

Walaupun begitu, Manny berharap, ibu hamil tidak paranoid. Yang penting proaktif dalam melindungi diri sendiri selama melakukan babymoon. Karena bagaimanapun, liburan bisa menurunkan tingkat stres, terutama sebelum melahirkan.

By. Sri

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Babymoon | Intan Nuraeni | 4.5