Ibu Hamil Hindari Makanan Dengan Kandungan Bakteri Berikut

Friday, March 31st, 2017 - Ibu Hamil, Kesehatan

Ketika seorang wanita mulai memasuki usia kehamilan trimester pertama, kondisi badan harus benar-benar dijaga dengan baik. Salah satu caranya yang bisa diikuti adalah dengan mengonsumsi makanan sehat lengkap dengan sayur-sayuran dan buah-buahan.

Agar mendapatkan kondisi calon bayi tetap sehat, sebagai ibu Anda juga harus memperhatikan jenis makanan apa yang hendak dikonsumsi. Misalnya saja, ibu hamil harus memerhatikan apa yang dimakannya. Contohnya adalah menghindari mengkonsumsi buah nanas yang berdampak pada terjadinya keguguran akibat kandungan Bromelain pada nanas tersebut. Selain nanas, beberapa makanan lain dibawah ini juga perlu dihindari karena banyak bakteri yang terdapat di dalam makanan tersebut. Apa saja?

Ibu Hamil Hindari Makanan Dengan Kandungan Bakteri Berikut

1. Keju

Keju termasuk salah satu jenis makanan yang perlu dihindari oleh ibu hamil, kenapa? Alasannya adalah, seorang wanita hamil perlu menghindari konsumsi keju, terutama keju yang bertekstur lembut seperti keju feta, brie, camembert dan blue cheese. Keju yang diolah dari susu domba dan kambing sebaiknya juga dihindari karena mengandung bakter listeria. Bakter ini bisa menyebabkan infeksi yang disebut listeriosis yang dapat membahayakan calon ibu dan bayinya.

2. Susu yang tidak dipasteurisasi.

Susu yang tidak mengalami pasteurisasi rentan terkena bakteri. Tumbuhnya bakteri pada susu ini dapat mengakibatkan keracunan bagi yang meminumnya terutama jika dikonsumsi oleh ibu hamil yang juga akan ikut dikonsmsi oleh bayinya. Risiko terkena infeksi listeriosis juga lebih besar.

3. Telur mentah.

Sama seperti susu yang tidak mengalami pasteurisasi, telur mentah pun juga rentan terjangkit bakteri. Terutama pada telur yang masih mentah bisa saja berisi bakteri salmonella, dan saat dikonsumsi bisa menyebabkan keracunan. Bagi ibu hamil, hindari olahan telur mentah seperti mayonnaise, salad dressing atau saus yang dibuat dari telur mentah.

4. Buah-buahan dan sayuran yang tidak dicuci sebelumnya.

Buah-buahan dan sayuran adalah jenis makanan yang tidak boleh dilewatkan oleh ibu hamil, namun alangkah baiknya jika sebelum dikonsumsi buah dan sayur dicuci terlebih dahulu di air mengalir guna menghilangkan bakteri atau tanah yang mungkin masih menempel. Buah dan sayur yang masih kotor bisa menyebabkan toksoplasmosis yang disebabkan oleh parasit. Toksoplasmosis berpotensi bisa membahayakan janin.

5. Ikan yang mengandung merkuri.

Terutama jenis ikan laut, juga kerang-kerangan harus dihindari karena dikhawatirkan memiliki kandungan dioxin dan PCB (polusi lingkungan) yang bisa menyebabkan keracunan. Sebaiknya hindari konsumsi ikan yang banyak mengandung merkuri seperti ikan tuna, ikan todak dan ikan hiu. Bagi ibu hamil, sebaiknya konsumsi ikan yang banyak mengandung omega-3 seperti salmon yang bisa merangsang pertumbuhan otak janin.

6. Daging Deli.

Daging deli merupakan daging hewan yang telah diberikan hormon pertumbuhan, antibiotik, dan obat-obatan hewan lainnya. Daging ini juga biasanya mengandung sodium nitrit, pewarna dan perasa kimia lainnya. Ibu hamil harus menghindari olahan daging deli karena bisa menyebabkan infeksi listeriosis. Olahan daging yang dibuat dari daging ini seperti sosis dan daging asap.

7. Kafein.

Asupan kafein harus dibatasi selama kehamilan, terlalu banyak kafein bisa menyebabkan bayi lahir dengan berat badan yang rendah atau bahkan keguguran. Ibu hamil masih boleh mengonsumsi kafein namun harus dibatasi sebanyak 200mg perhari. Minuman bersoda, kopi atau teh yang mengandung kafein harus dihindari atau dibatasi pengonsumsiannya.

Semoga bermanfaat.

Baca juga : Cara Aman Mengobati Kesemutan Pada Ibu Hamil

Ibu Hamil Hindari Makanan Dengan Kandungan Bakteri Berikut |

Ibu Hamil Hindari Makanan Dengan Kandungan Bakteri Berikut | Intan Nuraeni | 4.5