Kesalahan Mengejan Yang Sering Dilakukan Ketika Melahirkan

Friday, March 3rd, 2017 - persalinan

Ketika anda melangsungkan proses melahirkan, maka anda harus mengetahui cara mengejan yang benar ketika melahirkan. Supaya anda terhindar dari kesalahan mengejan yang sering dilakukan ketika melahirkan. Karena peran terbesar saat proses melahirkan normal ada pada sang ibu dengan faktor power saat proses mengejan yang perlu dilakukan secara benar, baik kekuatan maupun pola bernapasnya.

Kesalahan Mengejan Yang Sering Dilakukan Ketika Melahirkan

Kesalahan Mengejan Yang Sering Dilakukan Ketika Melahirkan

Berteriak

Salah satu kesalahan mengejan yang sering dilakukan ketika melahirkan adalah berteriak ketika mengejan. Hal tersebut dilakukan, mungkin karena ingin menyalurkan rasa sakit. Namun hal ini sebenarnya tidak produktif dan akan membuang tenaga. Berteriak saat mengejan yang dilakukan ibu sedang melahirkan bisa membuat tenggorokan kering, batuk, membuat suasana panik dan tegang. Bahkan membuat anda tidak jelas mendengar intruksi dokter. Jika sakit tidak tertahankan saat kontraksi, sebaiknya anda lemaskan otot agar rileks, tarik napas panjang dan hembuskan perlahan. Lebih simpanlah tenaga untuk mengejan.

Mata ditutup saat mengejan

Kesalahan mengejan selanjutnya yang sering dilakukan ibu yang sedang proses melahirkan adalah mata ditutup. Mata ditutup saat mengejan dapat mengakibatkan tekanan pada mata, sehingga pembuluh darah di selaput bola mata pecah. Akibatnya mata memerah, meski akan sembuh dalam beberapa hari. Sebaiknya anda membuka mata saat proses menjan dan arahkan pandangan ke arah perut.

Mengangkat pantat atau panggul

Mengangkat pantat atau panggul adalah salah satu kesalan mengejan saat proses persalinan. Karena saat mengangkat pantat atau panggul saat mengejan dapat membuat robekan perinem lebih lebar sehingga memerlukan lebih banyak jahitan. Lemaskan panggul saat mengejan.

Teknik bernapas yang salah

Bernapas serabutan tidak akan memberikan manfaat dalam proses mengejan. Tarik napas yang benar justru mengurangi rasa sakit dan menjadi sumber tenanga mengejan. Pelajari teknik bernapas di kelas senam atau persiapan persalinan.

Mengejan sebelum diperintahkan oleh dokter/ bidan

Mengajan sebelum diperintahkan oleh dokter maupun bidan hanya membuat pola mengejan jadi tidak teratur, tenaga terbuang percuma dan jalan lahir membengkak karena saat mengejan terdapat cairan yang keluar dari jalan lahir. Akibatnya lebih jauh jika vagina mengalami pembengkakan adalah menyulitkan penjahitan.

Jika anda sudah tidak tahan ingin mengejan, sementara pembukaan belum lengkap dan belum diinstruksikan oleh dokter maupun bidan, lakukan pernapasan panting (pendek-pendek cepat). Teknik napas ini juga perlu dilakukan disela mengejan untuk menghilangkan lelas sesudah mengejan.

Menahan mengejan

Beberapa ibu mungkin menahan mengejan karena khawatir feses ikut keluar dari anus. Agar hal tersebut tidak terjadi kosongkan usus 24 jam sebelum persalinan.

Setelah anda mengetahui kesalahan mengejan saat proses melahirkan, sebaiknya bagi calon ibu yang mau melahirkan hindari kesalahan-kesalahan tersebut.

Kesalahan Mengejan Yang Sering Dilakukan Ketika Melahirkan | Intan Nuraeni | 4.5