Manfaat Mengikuti Kelas Yoga Prenatal Pada Ibu Hamil

Thursday, November 23rd, 2017 - Ibu Hamil, kehamilan, Kesehatan

Ibu hamil mungkin tidak asing dengan Yoga, salah satu jenis olahraga ringan yang dilakukan ibu hamil dengan beragam manfaat baik untuk kesehatan ibu, juga janin di dalam kandungan.

Pada Yoga Prenatal, kegiatan ini dilakukan olehibu hamil yang ingin tetap merasa bugar dalamk esehatan tubuhnya. Namun, manfaat dari Yoga Prenatal tidak hanya sebagai kebugaran tubuh saja, tapi juga memiliki manfaat agar ibu hamil lebih siap untuk kelak menghadapi proses persalinan, serta menjaga kesehatan janin.

Manfaat Mengikuti Kelas Yoga Prenatal Pada Ibu Hamil

Manfaat Mengikuti Kelas Yoga Prenatal Pada Ibu Hamil, yaitu :

  • Membantu meningkatkan kualitas tidur ibu hamil.
  • Mengurangi kecemasan dan stres yanga kerap terjadi.
  • Meningkatkan kekuatan, fleksibilitas, dan ketahanan otot tubuh sehingga lebih siap dan mudah menghadapi proses persalinan.
  • Mengurangi rasa nyeri di punggung bawah, sakit kepala, sesak napas dan mual-mual.
  • Meningkatkan kembali rasa percaya diri ibu hamil untuk menghadapi persalinan.

Selain itu, dengan ibu hamil mengikuti kelas Yoga Prenatal, juga membantu para ibu saling berbagi informasi antar ibu hamil, juga mengurangi stres bersama dalam kehamilan.

Waktu yang paling dianjurkan untuk melakukan Yoga Prenatal adalah saat kehamilan usia sudah mencapai 14 minggu. Saat itu adalah saat dimana ibu hamil lebih kuat dan keluhan mual-mual mulai berkurang. Jika ibu sebelumnya memang telah terbiasa mengikuti kelas Yoga sebelum kehamilan, maka ibu hamil dapat dengan mudah menemukan video Yoga yang dilakukan oleh instruktur yang sudah terlatih untuk di praktikan sendiri di rumah.

Tahapan-tahapan dalam Yoga Prenatal, diantaranya :

  • Latihan pernapasan (Pranayama).

Gerakan ini difokuskan pada menarik serta mengeluarkan napas secara dalam melalui hidung. Latihan ini juga dapat membantu mengatasi sesak napas pada kehamilan, serta membantu menghadapi kontraksi yang terjadi ketika persalinan.

  • Peregangan.

Gerakan ini termasuk gerakan meregangkan di berbagai area tubuh, seperti leher dan lengan, hingga mencapai rentang gerak maksimal. Akan tetapi perlu diingat, bahwa hormon relaksin pada kehamilan akan membuat rahim dapat membesar, serta turut meningkatkan elastisitas di jaringan ikat. Oleh karena itu, sebaiknya hindari melakukan gerakan meregang yang berlebihan karena risiko cedera akan ikut meningkat.

  • Postur (asana).

Gerakan ini merupakan gerakan dalam berbagai postur berdiri, duduk, atau berbaring yang bertujuan untuk membangun kekuatan, fleksibilitas, juga keseimbangan tubuh.

  • Pendinginan dan relaksasi.

Tujuan dari gerakan ini adalah untuk merelaksasi otot, mengembalikan denyut nadi dan irama napas istirahat, membuat ibu lebih memahami tubuh dengan mendengarkan suara napas sendiri, merasakan sensasi tubuh, serta menenangkan pikiran dan juga emosi.

Perlu diperhatikan oleh ibu hamil yang ingin melakukan Yoga, diantaranya :

  • Lakukan Yoga di ruangan yang berventilasi baik agar udara tidak terlalu panas.
  • Perhatikan untuk mengonsumsi banyak minum untuk menghindari dehidrasi.
  • Menghindari gerakan yang memberikan tekanan pada daerah perut.
  • Menghindari gerakan berbaring pada punggung setelah trimester pertama, karena gerakan ini dapat mengurangi aliran darah menuju rahim.
  • Menetapkan target yang realistis. Bagi mayoritas ibu hamil, durasi yang aman untuk yoga adalah selama 30 menit dengan intensitas beberapa kali seminggu.
  • Ikuti kelas yoga yang dengan instruktur berpengalaman dalam Yoga Prenatal.
  • Diskusikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum beraktivitas apabila ibu hamil memiliki risiko kelahiran prematur, memiliki masalah medis pada jantung atau tulang punggung, riwayat perdarahan pervaginam, mengalami penurunan gerak janin atau kontraksi dini.

Baca juga :

Manfaat Mengikuti Kelas Yoga Prenatal Pada Ibu Hamil | Intan Nuraeni | 4.5