Mengenal Baby Blues Syndrome dan Cara Mengatasinya

Friday, June 9th, 2017 - Kesehatan, tips

Mengenal Baby Blues Syndrome dan Cara Mengatasinya,- Bagi ibu yang baru saja melahirkan, pasti akan merasakan senang, haru, sekaligus lega karean perjuangan selama 9 bulan masa kehamilan dan proses persalinan telah dilalui dengan selamat. Namun, beberapa hari kemudian, justru perasaan senang yang hadir kini berubah menjadi rasa penuh kesedihan dan khawatir. Hampir 50% ibu mengalami rasa sedih dan khawatir pasca melahirkan. Kondisi ini disebut dengan Baby Blues Syndrome.

Baby Blues Sindrome : Pengertian, Penyebab, dan Gejala

Baby Blues Syndrome atau dikenal juga sebagai Postpartum Distress Syndrome merupakan suatu kondisi dimana timbulnya perasaan gundah gulana atau adanya perasaan sedih yang dialami oleh para ibu pasca melahirkan. Kondisi ini biasanya terjadi pada 14 hari pertama pasca melahirkan dan cenderung memburuk pada 3 atau 4 hari pasca melahirkan. Namun, jika ibu mengalami kondisi yang sama melebihi batas normal 2 minggu, maka sebaiknya ibu berkonsultasi dengan dokter, karena dikhawatirkan mengalami Postartum Depression.

Tidak sedikit kalangan yang menyebutkan bahwa baby blues syndrome yang dialami ibu disebabkan oleh hormon. Ketika hamil, ibu banyak mengalami perubahan besar , baik pada fisik ataupun non fisik termasuk didalamnya perubahan hormon. Begitu juga pasca melahirkan, perubahan tubuh dan hormon kembali terjadi. Perubahan-perubahan yang kembali terjadi akan sangat mempengaruhi perasaan ibu. Penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron serta hormon lainnya yang diproduksi oleh kelenjar tiroid secara drastis akan menyebabkan ibu sering mengalami rasa lelah, depresi, dan penurunan mood.

Selain hormon, kehadiran si kecil yang harus betul-betul diawasi, dipenuhi perhatiannya, diasuh siang dan malam tentu akan menguras tenaga ibu, sehingga mengalami keletihan dan kurangnya waktu istirahat. Perubahan pola hidup ini juga sebagai faktor dari banyak ibu pasca melahirkan yang mengalami depresi. Selain itu, kecemasan apakah ibu mampu atau tidaknya dalam membesarkan anak dengan baik, dan kecemasan lainnya yang menghantui ibu juga bisa menjadi pemicu baby blues syndrome.

Beberapa gejala baby blues syndrome yang bisa ibu alami diantaranya adalah :

  1. Emosi sangat labil, mudah marah, gampang tersinggung, dan sering hilang rasa sabarnya.
  2. Sering mengalami rasa cemas
  3. Rasa sedih dan depresi memenuhi perasaan ibu hingga menyebabkan ibu sering menangis
  4. Sering merasa kurang percaya diri
  5. Ibu sering merasa kelelahan dan sering dihinggapi sakit kepala
  6. Sering mengalami rasa takut akan berbagai hal
  7. Mengalami kesulitan dalam beristirahat atau susah tidur

Cara Mengatasi Baby Blues Syndrome

Meskipun termasuk gejala yang normal dialami ibu pasca melahirkan, namun baby blues syndrome dapat mengganggu ibu. Maka dari itu, diperlakukan beberapa tips untuk menghindari atau meminimalisir kondiri tersebut. Berikut ini cara mengatasi baby blues syndrome yang bisa ibu lakukan :

  • Lakukan persiapan yang matang sebelum melahirkan. Persiapan disini bisa meliputi persiapan fisik (perlengkapan bayi, dana, dll) ataupun persiapan mental. Karena seorang ibu yang sudah matang dan siap dalam menghadapi persalinan, maka mental ibu akan terasah ketika ibu memiliki buah hati.
  • Lengkapi pengetahuan ibu seputar perawatan dan kesehatan bayi. Pengetahui bisa didapat melalui buku, majalah, forum, atau situs-situs bayi. Ibu yang telah siap dalam melakukan perawatan bati dan telah memahami bagaimana cara membesarkan bayi dengan benar, maka akan terhindari dari baby blues syndrome.
  • Dukungan keluarga sangat penting, terutama dari suami guna menghindarkan ibu dari risiko babyblues syndrome. Berkeluh kesahlah pada suami, berbagi tugas dan tanggung jawab dengan suami dapat membantu meringankan beban ibu.
  • Beristirahatlah selagi memiliki kesempatan. Merawat bayi membutuhkan perhatian yang ekstra. Diperlukan tenaga dan pikiran yang tidak sedikit yang dapat membuat ibu sangat letih. Maka dari itu, jika memiliki waktu untuk beristirahat, maka manfaatkanlah dengan baik. Atau Anda juga bisa meminta pengasuhan sbentar, baik oleh suami atau anggota keluarga lainnya untuk memberikan Anda waktu untuk beristirahat.
  • Berbagi pengalaman dengan ibu-ibu yang lain dipercaya dapat mengurangi beban ibu pasca melahirkan. Anda juga bisa melakukan hal ini dengan berbagi komunitas ibu yang ada.
  • Perhatikan pola makan. Jaga kebutuhan nutrisi dan vitamin bagi ibu. Selain untuk menjaga kualitas ASI, nutrisi dan vitamin yang terpenuhi akan membuat ibu semakin sehat.
  • Be positif. Buang jauh-jauh perasaan dan pikiran negatif tentang apapun itu. Hidup akan terasa ringan jika Anda selalu berpikiran positif,
  • Jangan lupa berdoa, berserahlah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena segala sesuatu pasti ada di tangan-Nya. Berdoalah agar kehidupan Anda dan keluaga senantasa dalam lindungan dan barokah-Nya.

By Sri Maryati

Mengenal Baby Blues Syndrome dan Cara Mengatasinya | Intan Nuraeni | 4.5