Mengenal Jenis-jenis Pemeriksaan Kehamilan

Saturday, November 11th, 2017 - Ibu Hamil

Pemeriksaan kehamilan harus dilakukan sesudah diketahui adanya kehamilan. Tujuan pemeriksaan kehamilan sedini mungkin yaitu mengetahui kondisi awal ibu atau mencari kehamilan beresiko tinggi dan janin. Tujuan lainnya yaitu memperkirakan usia kehamilan dan membuat perencanaan untuk pemeriksaan kehamilan selanjutnya.

Jenis-jenis Pemeriksaan Kehamilan

Pemeriksaan berat badan

Pemeriksaan berat dilakukan setiap kali ibu hamil memeriksakan kandungannya, hal ini dilakukan untuk mengetahui pertambahan berat badan serta apakah pertambahan berat badan yang dialami termasuk normal atau tidak.

Pemeriksaan tinggi badan

Selain pemeriksaan berat badan, ibu hamil juga melakukan pemeriksaan tinggi badan. Pemeriksaan tinggi badan dilakukan ketika pertama kali ibu melakukan pemeriksaan. Mengetahui tinggi badan pada ibu hamil sangat penting untuk mengetahui ukuran panggul si ibu. Dan mengetahui ukuran panggul ibu hamil sangat penting juga untuk mengetahui apakah persalinan bisa dilakukan secara normal atau tidak.

Pemeriksaan urin

Tidak hanya untuk memastikan kehamilan, pemeriksaan urin dilakukan untuk mengetahui fungsi ginjal ibu hamil, ada tidaknya protein di dalam urin dan mengetahui kadar gula dalam darah.

Pemeriksaan detak jantung

Pemeriksaan detak jantung saat hamil sangat penting untuk mengetahui apakah janin di dalam berada dalam keadaan sehat dan baik ataupun tidak.

Pemeriksaan dalam

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya kehamilan, memeriksa apakah terdapat tumor, memeriksa kondisi abnormal di dalam rongga panggul, mendiagnosis adanya bisul atau erosi pada mulut rahim dan lain-;ain.

Pemeriksaan perut

Pemeriksaan perut saat hamil bertujuan untuk mengetahui dan melihat atas rahim, mengukur pertumbuhan janin setya mengetahui posisi janin.

Pemeriksaan kaki

Pemeriksaan kaki dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui adanya pembengkakan dan kemungkinan varises. Pembengkakan yang terjadi di minggu-minggu akhir kehamilan adalah normal, tapi pembengkakan yang berlebihan menandakan prerklampsia.

Pemeriksaan darah

Pemeriksaan darah saat hamil bertujuan untuk mengetahui kesehatan umum ibu hamil.

Uji TORCH

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya infeksi seperti TORCH di dalam tubuh ibu hamil. Infeksi TORCH biasanya menyebabkan bayi terlahir dengan kondisi cacat atau mengalami kematian.

Itulah pemeriksaan kehamilan yang harus anda ketahui. Setelah mengetahuinya ibu hamil pun harus melakukan pemeriksaan kehamilan tersebut.

Baca juga:

Manfaat Konsumsi Buah Alpukat Bagi Ibu Hamil

Mengenal Jenis-jenis Pemeriksaan Kehamilan | Intan Nuraeni | 4.5