Mengenali Jenis Infeksi yang Sering Terjadi pada Ibu Hamil

Friday, January 19th, 2018 - Ibu Hamil, kehamilan, Kesehatan

Mengenali Jenis Infeksi yang Sering Terjadi pada Ibu Hamil,- Selama masa kehamilan ibu hrus selalu dalam kondisi yang sehat agar tubuh bisa melawan kuman. Ibu hamil sangat rentan terserang infeksi karena perubahan hormon yang menekan sistem imun sehingga membuat badan jadi mudah lelah.

Ada beberapa jenis infeksi serius yang bisa menyerang ibu hamil yang memiliki kondisi tidak fit. Beberapa penyakit infeksi ini bisa menular ke bayinya melalui plasenta atau saat persalinan. Jika hal ini terjadi, maka kemungkinan ada komplikasi pada bayi atau menyebabkan persalinan prematur.

Agar ibu bisa lebih waspada, berikut ini merupakan beberapa jenis infeksi yang sering terjadi pada ibu hamil yang perlu diketahui, diantaranya :

Infeksi jamur vagina

Wanita hamil rentan mengalami infeksi jamur pada vagina. Infeksi jamur vagina saat hamil umumnya disebabkan oleh pertumbuhan jamur Candida albicans yang kelewat batas, yang dipengaruhi oleh peningkatan kadar estrogen. Kadar estrogen yang lebih tinggi selama kehamilan membuat vagina menghasilkan lebih banyak glikogen, yang kemudian membuat jamur lebih mudah untuk tumbuh subur di sana.

Merebaknya pertumbuhan jamur ini menyebabkan vagina gatal dan terasa panas, sakit saat buang air kecil atau berhubungan seks, dan mengeluarkan keputihan berbau. Selain ibu hamil, ibu menyusui juga rentan mengalami infeksi ini dengan alasan yang sama.

Trikominiasis

Trikominiasis adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit yang disebut Trichomonas vaginalis. Trikominiasis termasuk jenis penyakti kelamin yang dapat ditularkan melalui hubungan seks tanpa kondom. Terinfeksi trikomoniasis saat hamil dapat meningkatkan risiko melahirkan prematur, atau bahkan berat badan bayi rendah saat lahir. Walaupun jarang terjadi, ada pula yang kemungkinan infeksi ini bisa ditularkan pada bayi saat melahirkan.

Bacterial vaginosis

Bacterial vaginosis (BV) adalah infeksi bakteri yang menyerang vagina. Satu dari 5 wanita hamil dapat mengembangkan infeksi vagina ini. BV saat hamil dapat terjadi karena dipengaruhi oleh gejolak hormon kehamilan. Gejalanya termasuk keputihan berwarna keabuan dan berbau amis, nyeri saat buang air kecil, dan vagina gatal. Jika kondisi ini tidak segera ditangani, maka gejala BV akan bertahan lama. Efeknya pada bayi bisa lahir prematur atau memiliki berat badan lahir rendah.

Infeksi Streptococcus grup B

Ini merupakan infeksi bakteri yang sering menyerang vagina wanita hamil atau anusnya. Strep B itu sendiri sebenarnya merupakan jenis bakteri yang umumnya tinggal di dalam tubuh.

Infeksi strep B bisa mengakibatkan inefeksi kandung kemih dan infeksi rahim. Wanita hamil yang positif terkena infeksi ini bisa menularkan infeksi ke bayinya melalui aliran darah di plasenya atau saat persalinan.

Walaupun demikian, risiko infeksi oada bayi cenderung kecil. Hanya 1 diantara 2.000 aksus paparan infeksi saat hamil yang menyebabakn infeksi strep B pada bayi.

Pada kasus serius, infeksi strep B pada kehamilan dapat menyebabakn keguguran, meningitis, sepsis, pneumonia, hingga bayi lahir mati. Namun, hal ini sagat jarang terjadi. Tapi tetap saja, infeki ini tidak boleh diabaikan. Ibu hamil harus memeriksakan diri ke dokter jika dicurigai mengalami infeksi ini.

By Sri Maryati

Mengenali Jenis Infeksi yang Sering Terjadi pada Ibu Hamil | Intan Nuraeni | 4.5