Mengetahui Aturan Konsumsi Antibiotik Bagi Ibu Hamil

Saturday, March 25th, 2017 - Ibu Hamil, tips

Antibiotik merupakan jenis obat-obatan yang khusus digunakan untuk mengobati infeksi penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Walaupun obat ini terbilang aman dan bermanfaat, namun sebaiknya hanya dikonsumsi ketika memang sangat diperlukan, karena bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Bagi ibu hamil, antibiotik ini seakan menjadi jenis obat yang sangat menakutkan. Padahal, beragam perubahan alami pada masa kehamilan menjadikan tubuh semakin rentan terhadap infeksi bakteri.

Sebenarnya, tidak semua jenis antibiotik berbahaya bagi ibu hamil. Dokter bisa memberikan pilihan jenis antibiotik yang dianggap aman bagi ibu dan janin. Beberapa jenis antibiotik yang tergolong aman dikonsumsi oleh ibu hamil diantaranya adalah amoxicillin, ampicillin, penisilin, clindamycin, erythromycin, dan nitrofurantoin. Selain mempertimbangkan jenisnya, antibiotik pada ibu hamil juga mempertimbangkan dosis dan jangka waktu konsumsi obat, serta melihat usia kehamilan.

Penggunaan antibiotik tidak perlu ditakuti saat hamil, asalkan Anda mengikuti resep dan disertai rekomendasi dokter.  Aturan pakai obat juga merupakan salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan oleh semua orang, terlebih lagi bagi ibu hamil. Dan berikut ini aturan konsumsi antibiotik bagi ibu hamil yang perlu diperhatikan :

  • Konsumsi obat dengan dosis efektif yang paling rendah
  • Gunakan antibiotik yang sudah memiliki riwayat efek penggunaan yang aman bagi ibu hamil
  • Sebisa mungkin hindari pemberian antibiotik pada trimester pertama kehamilan, yaitu masa-masa pembentukan organ janin
  • Jangan mengonsumsi antibiotik bersamaan dengan obat bebas atau jenis lain tanpa rekomendasi dokter, karena bisa berisiko mengurangi efektivitas atau bahkan meningkatkan efek obat.

Antibiotik tidak boleh digunakan secara sembarangan. Antibiotik tidak bisa digunakan untuk mengatasi pilek atau flu, karena antibiotik tidak digunakan untuk mengatasi penyakit infeksi virus. Diare, radang paru, dan meningitis dapat disebabkan oleh virus atau bakteri. Untuk menentukan penyebabnya, dokter akan melakukan pemeriksaan sekaligus meminta tes darah atau tes urine.

Kini, ibu hamil tidak perlu lagi takut untuk mengonsumsi antibiotik. Walaupun begitu, penggunaan antibiotik dan jenis obat-obatan lain seharunya hanya boleh dilakukan melalui konsultasi dengan dokter.

By Sri Maryati

Mengetahui Aturan Konsumsi Antibiotik Bagi Ibu Hamil | Intan Nuraeni | 4.5