Mengetahui Makanan Penghilang Mual pada Awal Kehamilan

Wednesday, September 6th, 2017 - Ibu Hamil, makanan sehat

Mengetahui Makanan Penghilang Mual pada Awal Kehamilan,- Mual dan muntah merupakan keluhan yang umum dialami oleh ibu hamil, terutama pada awal kehamilan. Namun, kondisi ini ternyata tidak hanya terjadi pada trimester pertama, tetapi juga bisa berlanjut hingga trimester ke 2. Bahkan ada pula yang mengalaminya hingga melahirkan.

Penyebab utama dari mual dan muntah pada ibu hamil yaitu akibat melonjaknya kadar hormon HCG dan hormon estrogen secara drastis pada usia kehamilan trimester pertama. Kedua hormon teresbut memicu bagian otak yang mengontrol mual dan muntah menjadi lebih sensitif terhadap aroma, bau, dan asa tertentu. Selain itu, saluran pencernaan yang terdesak karena pertumbuhan janin juga membuat asam lambung terpacu untuk keluar melalui tenggorokan sehingga semakin membuat ibu hamil muda mengalami m ual dan muntah, terutama di pagi hari.

Untuk membantu meredakan keluhan tersebut, ibu dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil dan sering (setiap 2-3 jam sekali) karena lambung yang kosong akan memperburuk keluhan yang dialami. Kebiasaan ini juga dapat membantu menjaga kadar gula dalam darah.

Makanlah secara perlahan dan kunyah makanan hingga sempurna. Jangan lupa juga untuk menyediakan cemilan kecil untuk dikonsumsi sepanjang hari.

Selain itu, juga terdapat beberapa jenis makanan yang dapat membantu ibu hamil menghilangkan rasa mual yang dialaminya secara efektif. Berikut ini merupakan makanan penghilang mual pada awal kehamilan yang bisa ibu konsumsi, diantaranya :

  • Makanan yang hangat dan berkuah, seperti sup ayam, kaldu sapi, kentang rebus.
  • Makanan yang kaya vitamin B6, seperti serelia gandum (oatmeal, beras coklat), telur, kacang kedelai, kuaci, kacang pistacio, tuna, buah kering, kentang, ayam.
  • Jahe. Bisa dikonsumsi dalam bentuk teh jahe, wedang jahe, atau permen jahe.
  • Lemon dan teh peppermint. Lemon dapat dikonsumsi dengan lemon infused water, air perasan lemin, atau dengan menghirup aroma lemon.
  • Biskuit.

Jika mual dan muntah terjadi secara terus-menerus sehingga makanan dan minuman tidak dapat masuk (hiperemesis gravidarum), maka segera hubungi dokter. Kondisi tersebut dapat menyebabkan ibu mengalami penurunan berat badan, dehidrasi, tekanan darah rendah, dan kondisi lainnya. Ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat membayakan janin yang ada didalam kandungan.

Selain mual dan muntah, gejala hiperemesis gravidarum lainnya yang dapat timbulnya meliputi sakit kepala, jantung berdebar, dan sensitf terhadap aroma. Maka dari itu, sangat penting untuk selalu memeriksakan kandungan secara teratur. Dengan begitu, maka setiap gangguan yang timbul dapat segera dikenali sedini mungkin, serta ditangani dengan cepat dan tepat.

By Sri Maryati

Mengetahui Makanan Penghilang Mual pada Awal Kehamilan | Intan Nuraeni | 4.5