Mewaspadai Masalah Kulit yang Sering Terjadi saat Hamil

Friday, January 5th, 2018 - Ibu Hamil, kehamilan, kesehatan ibu hamil

Mewaspadai Masalah Kulit yang Sering Terjadi saat Hamil,- Masa kehamilan bisa membuat wanita mengalami berbagai perubahan, baik dari segi fisik ataupun mental. Dari segi fisik, perubahan yang bisa terjadi misalnya perut yang terus membesar seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, juga perubahan pada bentuk atau berat badan.

Namun, selain itu, pada masa kehamilan ibu juga bisa mengalami perubahan pada kulit. Yang menjadi m asalah adalah perubahan pada kulit yang sering terjadi adalah masalah kulit yang bisa membuat penampilan ibu hamil menjadi kurang percaya diri.

Masalah kulit yang terjadi saat hamil terjadi karena adanya perubahan kadar hormon dan sirkulasi pada tubuh. Selain itu, kinerja sistem kekebalan tubuh dalam menjaga tubuh dari hal-hal negatif juga tidak berjalan seperti biasanya.

Berikut ini merupakan beberapa masalah kulit yang sering terjadi saat hamil yang perlu diwaspadai :

Stretch marks

Kondisi ini memang sering dialami oleh hampir semua ibu hamil dan ditandai dengan timbulnya guratan berwarna kemerahan pada perut, payudara, lengan atas, paha, atau bokong. Ini terjadi karena saat hamil kulit dapat meregang lebih lebar dan lebih cepat dari biasanya. Kadar protein pada kulit juga tidak seimbang, sehingga membuat kulit menjadi lebih tipis.

Bercak hitam pada wajah

Kondisi ini menjadi salah satu pertanda bahwa Anda hamil. Ada beberapa bagian kulit wajah yang bisa menghitam, seperti kening, pipi atau di atas bibir. Saat hamil, dapat muncul bercak hitam atau tipeng kehamilan di area tersebut akibat meningkatkan pigmentasi.

Namun, ibu bisa mencegah hal ini dengan menggunakan tabir surya yang memiliki setidaknya kadar SPF 15 saat ingin keluar rumah. Anda juga bsia menambahkan ekstra perlindungan dengan menggunakan topi atau payung. Namun, lebih disarankan untuk tidak terkena paparan sinar matahari selama hamil, karena pada masa ini kulit sangat sensitif dan paparan tersebut bisa meningkatkan risiko Anda mengalami topeng kehamilan.

Jerawat

Kondisi kehamilan yang membuat wanita harus menjaga kondisi kesehatannya dengan sangat hati-hati ternyata bisa membuat ibu hamil menjadi stres. Selain itu, ibu hamil juga akan lebih mudah merasa kelelahan atau mengalami mual-mual. Hal ini ternyata bisa memicu produksi kelenjar minyak pad akulit wajah secara berlebihan dan akhirnya memengaruhi kadar pH kulit. Akibatnya, hal ini akan berdampak pada timbunya jerawat. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya ibu hamil menjaga asupan air minum agar bisa menjaga kesehatan kulit seklaigus membantu mengeluarkan kadar racun dari dalam tubuh.

Area kulit berwarna gelap dan lebih hitam dari biasanya

Area yang dapat menghitam dari biasanya seperti puting payudara, paha bagian dalam, organ intim, atau tahi lalat. Menghitamnya area tersebut tidak dapat dicegah.

Varises

Kondisi ini terjadi karena tubuh sedangmenyesuaikan diri untuk menyuplai aliran darah ekstra ke bayi. Varises ditandai dengan timbulnya guratan kebiruan yang biasanya muncul di bagian kaki. Selain tidak enak dipandang, varises juga bisa membuat Anda tidak nyaman dan terkadang menimbulkan rasa sakit.

Untuk mencegah dan mengurangi gejala varises, sebaiknya ibu hamil lakukan beberapa hal berikut :

  1. Gunakan stoking pendukung atau stoking kompresi.
  2. Hindari berdiri terlalu lama, namun jangan pula duduk dalam waktu yang lama.
  3. Hindari kenaikan berat badan yang berlebihan.
  4. Duduk dengan kaki diangkat melepihi kepala. Tahan posisi ini selaam 30 menit setiap harinya.
  5. Penuhi kebutuhan vitamin C untuk menjaga pembuluh darah tetap elastis dan sehat.
  6. Berjalan kaki semampu yang Anda bisa, karena hal ini dapat membantu darah kembali ke jantung.

By Sri Maryati

Mewaspadai Masalah Kulit yang Sering Terjadi saat Hamil | Intan Nuraeni | 4.5