Mitos Atau Fakta Tentang Pantangan Bagi Ibu Hamil

Saturday, September 23rd, 2017 - kesehatan ibu hamil

Di berbagai daerah di Indonesia, masih mempercayai beberapa mitos yang sering dikatakan oleh orangtua jaman dulu. Terlepas dari kepercayaan tentang mitos itu sendiri, kembali pada diri masing-masing. Namun akan lebih bijak jika kita bisa mengetahui bagaimana mitos itu masuk akal dan terbukti kebenarannya.

Mitos Atau Fakta Tentang Pantangan Bagi Ibu Hamil

Salah satu dari sekian banyak mitos yang beredar di masyarakat, salah satunya adalah tentang mitos-mitos dari pantangan bagi ibu hamil. Mulai dari larangan ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi buah nanas, minum air kadang hijau yang katanya membuat rambut bayi lebat, hingga jenis kelamin bayi bisa diketahui dari bentuk perut ibu hamil.

Dari sekian mitos yang beredar tersebut, manakah kira-kira yang terbukti kebenarannya? Berikut ini adalah penjelasannya.

1. Durian dan nanas tidak boleh dikonsumsi untuk Ibu hamil

Kedua buah ini dikenal sebagai pantangan nomor satu untuk ibu hamil. Padahal Nanas sama baiknya dengan buah-buahan lain. Dalam Nanas, terkandung Prostaglandin yang bermanfaat mencegah tumbuhnya sel Kanker serta radang pada anggota tubuh untuk mencegah terjadinya infeksi. Walaupun memang belum ada penelitian secara khusus dengan kandungan dalam durian, namun sejauh ini tidak ada kasus yang membuat seorang ibu hamil keguguran saat mengonsumsi Durian. menjad kekhawatiran tidak lain adalah adalah rasa mual yang mungkin timbul jika mereka mengonsumsi Nanas dan Durian dalam porsi sangat besar. Jika rasa mual yang muncul menyebabkan ibu hamil muntah dalam jumlah besar, tentu asupan makanan untuk janin akan berkurang.

2. Air kelapa hijau agar rambut bayi lebat.

Rambut lebat tergantung dari faktor genetik, bukan dari kandungan makanan yang dikonsumsi. Jadi sudah jelas kalau yang satu ini hanya mitos.

3. Suka makanan asam, akan lahir bayi laki-laki.

Saat ibu hamil ngidam cokelat, banyak yang kemudian menganggap akan lahir bayi perempuan. Saat ngidam mangga muda, orang-orang ramai meramalkan bayi Anda laki-laki. Dalam hal ini tidak ada jaminan medis apapun yang menyatakan bahwa ngidam rasa tertentu bisa menentukan jenis kelamin bayi.

4. Mangga muda menghilangkan mual.

Sudah umu jika ibu hamil selalu ada keinginan untuk makan rujak dan mangga muda saat hamil muda. Namun hal ini bukan terapi untuk menghilangkan mual. Kebanyakan mengonsumsi mangga muda justru mengakibatkan iritasi lambung karena asam. Rasa mual bisa dihilangkan dengan mengkonsumsi biskuit kaya serat, buah segar, atau sayuran yang dikukus.

5. Bentuk perut penanda jenis kelamin bayi.

Konon menurut mitos, bentuk perut maju atau arah perut membuncit ke atas menandakan bayi dalam kandungan adalah bayi laki-laki. Sedangkan perut melebar atau bentuk perut rendah bayi Anda perempuan. Namun faktanya, tidak ada bukti akurat dari mitos ini. Jenis kelamin bayi tidak bisa diprediksi berdasarkan bentuk perut Ibu selama hamil.

6. Minum air es bikin gemuk.

Gemuk atau tidaknya ibu hamil tidak dipengaruhi oleh minum es saat hamil. Hal ini yang jelas dipengaruhi oleh faktor genetik dan total asupan harian si Ibu selama kehamilan. Ada beberapa ibu hamil yang tetap pada kondisi normal—kecuali kondisi perut, tentunya. Namun sebagian ibu hamil mengalami peningkatan berat badan secara signifikan. Terjadinya peningkatan berat badan pada ibu hamil juga dipengaruhi oleh status gizi ibu sebelum hamil dan total asupan harian selama kehamilan.

Air es tidak menggemukkan, tetapi jika ibu hamil sering minum minuman ringan, sirup dan mengkonsumsi minuman dengan kandungan sakarin tinggi, maka kandungan gula sintesis tersebutlah yang menghasilkan kalori yang menyebabkan asupan harian berlebih sehingga ibu menjadi gemuk.

Agar tidak terjebak dalam mitos-mitos tanpa fakta kebenarannya, alangkah baiknya untuk ibu hamil mempercayakan kondisinya dengan melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan dengan rutin.

Semoga bermanfaat, salam.

Posted by Hani H.

Mitos Atau Fakta Tentang Pantangan Bagi Ibu Hamil | Intan Nuraeni | 4.5