Mitos Dan Fakta Tentang Makanan Ibu Menyusui

Monday, January 2nd, 2017 - ibu menyusui

Mitos lebih sering membuat ibu menyusui kesulitan pilih makanan. Mengetahui fakta pengaruh makanan yang dilarang bagi tubuh kita merupakan langkah aspek paling baik.  Mengetahui fakta pengaruh makanan yang dilarang pada tubuh kita adalah langkah hal terbaik. Oleh karena itu, harus mengetahui mitos dan fakta tentang makanan ibu menyusui.

Mitos Dan Fakta Tentang Makanan Ibu Menyusui

Kecukupan gizi terhadap seorang ibu menyusui benar benar penting. Karena tidak hanya selama kehamilan saja ibu harus mengkonsumsi makanan yang kaya akan gizi. Tapi juga pada saat ibu menyusui pun harus mengkonsumsi makanan yang kaya akan gizi karena dapat berpengaruh pada kualitas ASI yang diberikan. Wajar apabila setelah itu ibu mencari referensi jenis makanan yang paling tepat untuknya. sangat disayangkan, informasi ini terkadang tumpang tindih bersama mitos yang sudah lama berkembang di masyarakat.

Mitos Dan Fakta Tentang Makanan Ibu Menyusui

1.Makanan pedas

Mitos: Makanan pedas yang dimakan ibu menyusui dapat membuat bayi mencret

Faktanya belum ada penelitian yang dapat membuktikan korelasi makanan pedas dengan feses bayi. Pada dasarnya sebelum umur 1 tahun, usus bayi masih berkembang untuk bisa siap mencerna makanan keluarga, maka wujud feses pula berubah-ubah. Ibu yang terbiasa mengkonsumsi makanan pedas umumnya tak bakal drastis mengubah pola makannya selama hamil dan menyusui, maka tak ada hubungan antara mencret dan makanan tersebut.

2.Makanan asam

Mitos: Makanan asam yang dimakan ibu menyusui mampu membuat bayi sakit perut.

Faktanya adalah tak selamanya apa yang dikonsumsi ibu dapat serta merta jadi ASI. Tubuh sudah memproses bahwa komposisi ASI tentu telah memenuhi kebutuhan bayi. cuma saja, bagi ibu menyusui bersama riwayat penyakit asam lambung atau maag, sebaiknya tak konsumsi makanan jenis ini dengan cara berlebihan. Biar kesehatan ibu tak terganggu nantinya.

3.Makanan bersantan

Mitos: Ibu menyusui yang mengonsumsi makanan bersantan mampu membuat bayi mencret.

Fakta: Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa ASI keluar dari tubuh ibu bersama komposisi yang berlaku dan tepat. Hal yang butuh dikhawartikan berkenaan makanan bersantan yaitu seandainya ibu termasuk orang dengan kolesterol tinggi. Biar tak mengganggu kesehatan, sehingga sebaiknya makanan bersantan diganti bersama aneka buah-buahan, sayuran atau cemilan sehat lainnya.

4.Mengkonsumsi es

Mitos: Ibu menyusui tidak boleh konsumsi es dikarenakan dapat membuat suhu tubuh ibu dingin, maka ASI yang keluar dari ibu juga dingin.

Padahal pemikiran di atas sama sekali tidak benar. Faktanya adalah seberapa panas atau dingin yang masuk ke tubuh kita, suhu tubuh manusia sehat terus dapat berkisar 37 derajat celsius. demikian juga ASI. Akan tetapi seorang ibu menyusui sebaiknya konsumsi es pada jumlah yang wajar biar tak memicu timbulnya alergi suhu dingin seperti pilek atau batuk.

5.Mengkonsumsi ikan

Mitos: Ibu menyusui tak dapat konsumsi ikan lantaran dapat membuat ASI jadi amis.

Pemikiran di atas sama sekali tidak benar. Faktanya yaitu ikan merupakan satu makanan terbaik buat ibu menyusui. Sebab ikan mempunyai kandungan asam lemak omega 3 sangat penting buat perkembangan otak bayi, penguatan dinding sel, mencegah jantung koroner dan mengontrol kolesterol dalam darah.

Tips untuk ibu hamil yang ingin mengkonsumsi ikan adalah pilih ikan dalam kondisi segar dan diperoleh dari sumber air yang tidak tercemar oleh kandungan logam berbahaya. Dan pastikan ikan dimasak sampai matang.

Itulah mitos dan fakta tentang makanan ibu menyusui. Jadi, ibu menyusui harus mengetahui mitos dan fakta tentang ibu menyusui, baik tentang makanan ataupun lainnya.

Mitos Dan Fakta Tentang Makanan Ibu Menyusui | Intan Nuraeni | 4.5