Pentingnya Albumin Untuk Kesehatan Ibu Hamil

Thursday, January 4th, 2018 - Ibu Hamil, kehamilan, kesehatan ibu hamil

Ibu hamil penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi karena selain baik manfaatnya untuk ibu, juga baik untuk menunjang kesehatan janin yang berada di dalam kandungan, seperti pertumbuhan dan perkembangannya.

Pentingnya Albumin Untuk Kesehatan Ibu Hamil

Saat pola makan dengan gizi yang tidak seimbang pada ibu hamil terjadi, maka sedikit besar akan berpengaruh pada berbagai masalah kesehatan. Salah satu yang cukup sering adalah berdampak pada bayi. Bayi akan lahir dengan berat badan rendah, sekitar dibawah 2.500 gram saja. SAat ini terjadi, bisa jadi kondisi ini akibat ibu yang kurang mengkonsumsi protein saat hamil.

Protein menjadi salah satu nutrisi penting yang sangat dibutuhkan ibu. Manfaatnya sendiri adalah untuk memperbaiki jaringan yang rusak, atau luka, dan dapat juga bermanfaat sebagai cadangan energi.

Ada dua yang menjadi sumber protein. Pertama, adalah nabati. Protein ini bisa kita dapatkan dari makanan seperti tahu, tempe, kedelai, kacang polong, dan lain-lain. Kedua, protein Hewani yang ada dalam daging merah, daging ayam, ikan, telur, dan susu. Ahli gizi menyebut jika kebutuhan protein harian manusia didasarkan pada usia.

Khusus untuk ibu hamil, kebutuhan protein harian mereka bertambah 17 gram dari kebutuhan normal. Protein yang masuk ke tubuh diolah oleh hati untuk membentuk plasma protein dalam darah. Plasma protein terdiri 60% albumin, 39% globulin, dan 1% protein regulatory.

Pentingnya Albumin Untuk Kesehatan Ibu Hamil

Albumin sendiri adalah bagian dari protein plasma darah yang memiliki banyak peran dalam fungsinya. Diantaranya mengatur tekanan osmotik darah, menjaga keseimbangan cairan tubuh, mengangkut nutrisi di dalam tubuh, dan membantu memperbaiki kerusakan jaringan sel tubuh. Kadar normal albumin dalam darah berada antara kisaran 3,4 sampai 5,4 gram per desiliter.

Pada ibu hamil, hipoalbumin atau kondisi kekurangan albumin akan menimbulkan pembengkakan dalam jaringan serta memicu praeklampsia. Praeklampsia termasuk kondisi berbahaya pada usia kehamilan tua. Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah tinggi, kelebihan berat badan, kelebihan protein dalam urin, hingga gangguan penglihatan.

Baca juga :

Pentingnya Albumin Untuk Kesehatan Ibu Hamil | Intan Nuraeni | 4.5