Perubahan Tak Terduga yang Terjadi pada Otak saat Hamil

Tuesday, February 13th, 2018 - Ibu Hamil, kehamilan

Perubahan Tak Terduga yang Terjadi pada Otak saat Hamil,- Saat hamil ada banyak perubahan yang terjadi pada ibu hamil. Selain mengubah fisik dan psikis, kehamilan juga bisa memengaruhi bagaimana cara kerja otak ibu hamil.

Akan tetapi, ibu tidak perlu khawatir, karena kehamilan tidak abenar-benar akan mengubah struktur, ukuran, ataupun bagian-bagian otak ibu hamil. Namun, sejumlah penelitian melaporkan bahwa hormon kehamilan (estrogen dan progesteron) dapat sedikit banyak menurunkan fungsi kognitif otak.

Hal ini disebabkan karena selain mempersiapkan tubuh untuk menghadapi masa kehamilan dan persalinan, tingginya kadar kedua hormon ini juga dapat memengaruhi kerja saraf dan sirkuit saraf otak. Namun ibu harus tetap tenang, pasalnya kehamilan tidak akan mengubah IQ Anda, tetapi lebih mengubah apa yang menjadi perhatian dan prioritas Anda.

Agar ibu bisa lebih waspada, berikut ini merupakan beberapa perubahan tak terduga yang terjadi pada otak saat hamil yang perlu diketahui, yaitu :

*) Mudah lupa

Salah satu keluhan yang paling sering dialami pada masa kehamilan adalah lebih sering mudah lupa. Hal ini disebabkan oleh peningkatan hormon oksitosin yang kemudian memengaruhi komunikasi sel-sel saraf di otak. Hal inilah yang membuat otak ibu hamil lebih sulit mengembalikan ingatan jangka pendek.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam The Britisj Journal of Psychiatry melaporkan bahwa kecenderungan ibu hamil jadi pikun hanya terjadi pada masa trimester ketiga. Setelah melahirkan kemampuan mengingat ibu hamil akan kembali normal seperti sediakala.

Namun uniknya, sebuah penelitian lain di tahun 2009 menemukan bahwa bagian otak yang berperan mengatur memori pengenalan justru mengalami peningkatan kerja selama hamil daripada sebelumnya. Memori pengenal adalah kemampuan sadar Anda untuk mengenali kejadian, objek, atua orang yang sebelumnya pernah ditemui.

*) Rentan depresi

1 dari 4 wanita usia produktif bisa mengalami depresi, maka tidak heran jika gangguan mood ini juga bisa memengaruhi ibu hamil. Dilansir dari Healthline, 10-15% wanita pada umumnya mengalami depresi saat hamil.

Gangguan mood, termasuk depresi, adalah penyakit kejiwaan yang melibatkan perubahan kimia otak. Selama kehamilan, perubahan hormon bisa mempengaruhi zat kimia di otak, yang secara langsung berhubungan dengan depresi dan kecemasan.

Selain ada penyebab tunggal dari depresi, risiko depresi juga bisa diperburuk oleh situasi hidup yang sulit, yang kemudian dapat memicu gejala depresi selama kehamilan.

*) Lebih siap jadi ibu

Sebuah studi menemukan bahwa ada penyusutan volume pada materi abu-abu otak di area yang terkait dengan pemrosesan dan respon terhadap sinyal sosial. Hilangnya volume otak di area ini dapat menandakan proses pematangan dan spesialisasi otak, yang kemungkinkan ibu bisa menjadi lebih vokus dan selaran dengan kebutuhan bayi.

Naluri keibuan ini juga turut dipengaruhi oleh peningkatan hormon dopamin sebagai penguat ikatan batin ibu dengan anak. Dopamin dapat memotivasi ibu untuk berbuat lebih banyak untuk calon anak-anaknya. Pengorbanan ini pun dapat membat ibu merasa lebih baik dan lebih bahagia.

Lalu, apa yang perlu ibu hamil lakukan untuk mengatasi hal tersebut ?

Menjaga kehamilan sehat adalah cara utama dan yang terpenting untuk menghadapi dan mengelola berbagai perubahan selama masa kehamilan. Pastikan ibu mendapatkan asupan gizi yang cukup dari makanan sehat dan rajin berolahraga.

Untuk mengatasi keluhan pikun dan masalah memori lainnya, hal yang bisa dilakukan adalah :

  • Tulis hal-hal penting di buku catatan untuk membantu ibu mengingat. Ibu juga bisa membuat daftar tulisan yang berisi tentang barang belanjaan atau pertanyaan yang akan diajukan ke dokter saat kunjungan.
  • Tidur cukup. Setelah melahirkan, ibu cenderung mendapatkan tidur yang kurang, sehingga membuat otak tidak dalam kinerja terbaiknya terutama dalam hal mengingat. Maka dari itu, walaupun sulit, ibu harus tetap mengatur waktu tidur agar mendapatkan tidur yang cukup.

By Sri Maryati

Perubahan Tak Terduga yang Terjadi pada Otak saat Hamil | Intan Nuraeni | 4.5