Serangkaian Prosedur Bayi Tabung yang Harus Diketahui

Friday, December 8th, 2017 - kehamilan

Serangkaian Prosedur Bayi Tabung yang Harus Diketahui,- Bayi tabung atau in fitro vertilization (IFV) merupakan suatu pilihan altrenatif bagi pasangan yang sulit dan ingin memiliki anak. Bayi tabung dilakukan dengan cara menggabungkan telur dan sperma di luar tubuh. Kemudian, sel telur yang sudah dibuahi dan sudah dalam fase siap akan dipindahkan ke dalam rahim wanita.

Sebagian wanita yang berusia diatas 40 tahun disarankan untuk melakukan bayi tabung ini sebagai metode untuk mengatasi ketidaksuburan. Selain itu, beberapa kondisi yang juga mungkin disarankan menggunakan prosedur bayi tabung diantaranya :

  • Endometriosis
  • Produksi sperma dengan kuantitas rendah
  • Sperma yang tidak mampu melewati cairan leher rahim
  • Alasan dari masalah ketidaksuburan yang tidak diketahui
  • Gangguan ovulasi yang membuat produksi sel telur minimal
  • Masalah sistem kekebalan tubuh yangmenggangu sel telur atau sperma
  • Gangguan pada tuba falopi atau rahim berupa kerusakan atau sumbatan jalur sel telur
  • Memiliki risiko penyakti keturunan. Dengan metode IVF, sel telur yang sudah dibuahi dapat diskrining kode genetiknay untuk mencari masalah genetik tertentu. Setelah embrio dinyatakan tidak memiliki risiko penyakit yang dapat diturunkan, maka dapat ditanam pada rahim.

Prosedur Bayi Tabung

Umunya prosedur bayi tabung dilakukan setelah mengonsumsi obat-obatan, tindakan bedah atau inseminasi buatan yang tidak mampu mengatasi maslah ketidak suburan.

Berikut ini serangkaian prosedur bayi tabung yang harus diketahui, antara lain :

  1. Merangsang tubuh wanita dengan suntik hormon untuk memproduksi beberapa sel telur sekaligus.
  2. Pengujian melalui tes darah atau ultrasound untuk menentukan kesiapan pengambilan sel telur. Sebelumnya, pihak wanita juga akan diberikan suntikan yang akan membantu mematangkan sel telur yang berkembang dan memulai proses ovulasi.
  3. Selama prosedur pengambilan sel telur, dokter akan mencari folikel dalam rahim dengan menggunakan metode ultrasound. Sel telur kemudian akan diambil dengan menggunakan jarum khusus yang memiliki rongga. Prosedur ini berlangsung sekitar 30 menit sampai 1 jam.
  4. Sebelum dilakukan prosedur tersebut, sebagian wanita akan diberikan obat pereda nyeri, namun bisa juga diberikan obat penenang ringan hingga bius total.
  5. Sel telur segera dipertemukan dengan sperma pasangan, yang harus diambil pada hari yang sama. Kemudian disimpan di dalam klinik untuk memastikan permebangannya maksimal.
  6. Setelah embrio hasil pembuatan sel telur dan sperma tersebut dianggap cukup matang, maka embrio akan dimasukkan ke dalam rahim. Dokter akan memasukkan semacan tabung penyalur yang disebut kateter ke dalam vagina hingga ke dalam rahim. Untuk memperbesar kemungkinan hamil, 3 embrio umumnya ditransfer sekaligus.
  7. Dua minggu setelah transfer embrio, maka pihak wanita akan diminta untuk melakukan tes kehamilan.

Untuk menjalankan prosedur bayi tabung demi kehamilan perlu memperhatikan berbagai faktor secara medis dari pasangan. Kesiapan finansial juga tidak kalah penting, mengingat biaya yang diperlukan untuk menjalani prosedur bayi tabung relatif tinggi. Selalu konsultasikan dengan dokter dan tim medis untuk mendapatkan solusi terbaik.

By Sri Maryati

Serangkaian Prosedur Bayi Tabung yang Harus Diketahui | Intan Nuraeni | 4.5