Tahapan-tahapan Dalam Proses Persalinan

Saturday, March 11th, 2017 - persalinan

Proses persalinan terkadang tampil sebagai sesuatu yang menakutkan. Hal ini dikarenakan wanita tidak mengetahui proses persalinan. Dengan mempunyai pengetahuan awal yang cukup baik tentang persalinan dan tahapan-tahapannya, maka ibu hamil tentu lebih siap dalam menghadapi proses persalinan.

Tahapan-tahapan Dalam Proses Persalinan

Proses persalinan memang bukan proses yang mudah, tapi proses persalinan yaitu suatu usaha yang begitu berat untuk ibu hamil terlebih pada anda yang baru pertama kali merasakannya. Namun para pakar mengemukakan bahwa anda tak perlu khawatir, tatkala anda menjaga asupan makanan, berolahraga biar tetap sehat dan melakukan persiapan untuk menyambut kelahiran buah hati beratnya persalinan bukan jadi masalah.

Tahapan-tahapan dalam proses Persalinan

Tahap pembukaan

Ditahap ini biasanya dimulai dengan keluarnya lendir yang tercampur dengan darah. Anda tak perlu khawatir dengan keadaan seperti ini lantaran ini sangat wajar. Keluarnya air lendir yang bercampur darah disebabkan oleh pembukaan pada serviks.

Umumnya di tahap pembukaan prosesnya bakal berlangsung cukup lama. Dalam keadaan pembukaan seperti ini, mulut rahim dapat mengalami penipisan dan mulai terbuka akibat terjadinya kontraksi yang bermanfaat pada mendorong janin berada dalam posisi jalan lahir. Kontraksi bagi tahap pembukaan ini bakal makin berlangsung, bayi yang ada dalam kandungan akan makin terdorong ke bawah untuk membuka jalan lahir sampai mencapai 10 centi meter dan disaat pebukaan telah mencapai 10, sehingga bayi juga saudah siap untuk dilahirkan.

Dalam keadaan seperti inilah ibu hamil yang akan melahirkan mengalami rasa sakit yang luar biasa. Tidak hanya rasa sakit, kontraksi yang berlangsung dapat menciptakan anda mengalami mual dan mulas.

Tahap pengeluaran

Tahapan-tahapan selanjutnya dalam proses persalinan yakni tahap pengeluaran bayi. Di tahap ini dapat makin sering mengalami rasa mulas terlebih intensitasnya serta dapat makin bertambah dari sebelumnya ialah setiap 2-3 menit.

Tahap mengeluarkan plasenta

Setelah prose mengeluarkan bayi selesai, anda dapat melangkah ke tahap selanjutnya ialah tahap mengeluarkan plasenta. Tahap ini pula berjalan dengan cara alami lewat kontraksi, biasanya tahap ini dapat terjadi selama 5-30 menit yang diikuti dengan keluarnya darah dengan jumlah yang cukup banyak. Secara alami kala kontraksi plasenta dapat terlepas dari dinding rahim dan kala itu berlangsung dan plasenta telah keluar tim medis juga dapat meneruskan untuk membersihkan sisa-sisa persalinan dan menjahit sobekan yang mungkin dilakukan.

Tahap pengawasan

Tiga tahap di atas jadi tahap pada teknik persalinan yang berat, tapi selepas itu anda pula mesti melalui tahap akhir adalah tahap pengawasan. Di tahap ini anda dapat memperoleh pengawasan dari tim medis untuk mengantisipasi bila pendarahan yang berbahaya. Umumnya tahap ini dapat terjadi antara 1-2 jam. Normalnya anda memang dapat mengalami pendarahan yang berasal dari dinding rahim yg sudah melepaskan plasenta. Tapi pendarahan tak akan banyak dan tak akan berbahaya, namun tim medis tetap dapat melaksanakan pengawasan guna mengantisipasi keadaan yang tak di inginkan.

Demikian informasi tentang tahapan-tahapan dalam proses persalinan. Semoga dapat bermanfaat.

Tahapan-tahapan Dalam Proses Persalinan | Intan Nuraeni | 4.5