Tanda-Tanda Pergerakan Janin Mendekati Persalinan

Wednesday, February 1st, 2017 - Ibu Hamil

Mengamati setiap pergerakan janin untuk mengontrol perkembangan janin adalah hal yang penting untuk dilakukan oleh setiap ibu hamil di setiap masa kehamilannya. Pada usia kehamilan menjelang persalinan atau minuggu terakhir masa kehamilan dan pada pagi hari ketika bangun tidur merupakan waktu yang paling tepat untuk mengamati setiap pergerakan janin.

Umumnya persalinan pada ibu hamil dimulai antara usia kehamilan di minggu ke 39 dan minggu ke 41. Walaupun begitu, persiapan harus dapar dilakukan jauh-jauh hari. Hal ini disebabkan karena kondisi pesalinan setiap ibu hamil berbeda-beda, salah satu faktornya bisa disebabkan karena penanganan segera oleh ahli medis dikarenakan adanya kelainan yang ditemukan pada ibu hamil dan janin, atau persalinan prematur.

Sangat penting bagi ibu hamil untuk mengenali tanda-tanda gerakan janin menjelang persalinan untuk mempersiapkan diri Anda. Pada usi akehamilan 36 minggu, janin sudah memiliki ukuran dan kematangan yang siap dilahirkan. Organ tubuhnya telah terbentuk dengan sempurna, diantaranya adalah ginjal, paru-paru, dan hati. Dengan kesiapan organ yang dimiliki oleh bayi, maka kehamilan Anda tengah memasuki minggu persiapan menjelang bersalinan.

Kondisi bayi akan terus mengalami gerakan, terutama dlaam melatih paru-paru dalam kesiapan pernapasan setelah dilahirkan. Pada usia kehamilan 37 minggu, bayi akan mengubah posisi dalma menyesuaikan persalinan yang akan dihadapi, gerakan janin menjelang persalinan di usia minggu ini ditandai dengan bayi turun ke panggul, normlanya kepala akan menghadap pada jalan lahir menjelang persalinan.

Gerakan selanjutnya pada usia ini adalah ditandao dengan lapisan bulu halus mengalami kerontokan dan vernix caseosa (lapisan yang melindungi bayi dalam rahim) mulai menghilang, bayi akan menelan keduanya yang mempengaruhi buang air besar pertama yang berwarna kehitaman.

Menjelang usia kandungan di minggu ke 38, ibu hamil sering mengalami kontraksi. Selain itu, gerakan bayi terus berkembang, salah satunya adalah kondisi bayi pada usia ini adalah dengan menambah simpanan lemak untuk embantu kondisi suhu badan bayi tetap terjaga setelah terjadinya persalinan. Selanjutnya pada minggu ke 39, maka kondisi gerakan janin tengah siap menghadapi jalan lahir, pada minggu ini cairan amnion yang jernih berubah menjadi pucat seperti susu.

Selanjutnya di minggu akhir seperti pada usia kehamilan ke 40 ditandai dengan kondisi rahim yang semakin sempit, pada minggu terakhir bayi dalam kandungan akan menghasilkan hormon yang disebut dengan hormon kortison dari kelenjar adrenal yang membantu dalam menyempurnakan organ paru-paru dan mempersiapkan penerimaan udara setelah lahir. Selain itu, untuk organ reproduksi bayi laki-laki, kebanyakan testisnya sudah turun sedangkan untuk bayi perempuan, ovariumnya masih berada dipinggir panggul sambil setelah dilahirkan.

Dengan demikian, bagi Anda yang sudah memasuki kehamilan trimester ke tiga sebaiknya senantiasa untuk mengenali tanda-tanda menjelang persalinan yang semakin dekat. Salah satunya ibu hamil sering mengalami nyeri pada selangkangan karena posisi kepala janin sudah turun ke bagian jalan lahir. Selanjutnya ibu hamil juga sering mengeluhkan sakit pada panggul dan tulang belakang disebabkan karena adanya pergeseran dan pergerakan janin.

Ibu hamil harus mengetahui kontraksi asli menjelang persalinan, diawali dengan adanya kontraksi yang kuat. Terakhir yang menjadi tanda kelahiran bayi semakin dekat adalah pecahnya air ketuban. Dengan pecahnya membran maka proses persalinan akan lebih cepat, cerviks akan ditekan oleh kepala bayi sehingga merangsang dan membuka pelepasan prostaglanding dalam memicu kontraksi menjelang persalinan yang akan dihadapi.

By. Sri

Tanda-Tanda Pergerakan Janin Mendekati Persalinan | Intan Nuraeni | 4.5