Tips Aman Mengangkat Beban Berat Saat hamil

Monday, September 26th, 2016 - tips

Untuk menjaga kondisi kesehatan ibu dan janin, ibu hami meamng diharuskan untuk tetap aktif bergerak. Tidak sedikit ibu hamil yang masih melakukan aktivitas sehari-harinya sendiri, sepeti membereskan dan membersihkan rumah, berbelanja, dan sebagainya. Bahkan, ada ibu hamil yang tidak segan untuk melakukan pekerjaan yang lebih berat, seperti mengangkat atau memindahkan barang dengan beban berat. Sekalipun ibu merasa sehat dan mampu mengankat beban tersebut, namun tetap saja harus mengurangi dan lebih baik untuk menghindari aktivitas tersebut. Pasalanya bisa berbahaya bagi ibu ataupun janin yang ada didalam kandungan.

tips-aman-mengangkat-beban-berat-saat-hamil

Ketika ibu hamil akan mengangkat beban berat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Dan berikut ini tips aman mengangkat beban berat saat hamil yang perlu diperhatikan :

  • Perhatikan Jarak Tempuh

Ibu boleh saja mengangkat beban berat, tapi dengan jarak yang dekat. Seperti mengangkat barang atau benda dari teras ke bagasi mobil. Perlu diketahui, mengangkut beban berat akan menekan dasar panggul. Padahal, panggul sudah dalam posisi menekan dan tidak boleh ditambah lagi bebannya. Jika memiliki rahim yang lemah, maka tekanan terus menerus ke bawah panggul akan berisiko terbukanya mulut rahim.

  • Seimbangkan Beban Tubuh

Menyeimbangkan beban yang dibawa di kiri dan kanan tubuh dapat mengurangi tekanan ke arah perut yang membesar, juga dapat melindungi daerah punggang. Cara lain yang bis adilakukan yaitu dengan menggunakan tas ransel untuk memindahkan seluruh beban ke punggung.

  • Membagi Beban

Jika ibu harus tetap membawa barang-barang yang berat, maka bagilah bebannya. Beban yang besar dan berat harus dibagi menjadi beberapa bagian. Contohnya membagi berkilo-kilo buah atau tumpukan buku menjadi beberapa bagian. Ketika hamil, lebih baik ibu berjalan bolak-balik dibandingkan harus mengangkat beban yang berat. Selain lebih aman, cara terebut juga membuat ibu jadi latihan jalan kaki karena ibu memang harus tetap aktif bergerak. Namun, untuk benda yang tidak bisa dibagi, seperti galon atau benda lainnya, sebaiknya Anda meminta bantuan orang lain untuk mengangkatnya.

  • Kontrol Berat Beban

Pastikan beban benda yang ibu angkat tidan berlebihan. Hindari membawa beban seberat 5 kg secara terus menerus dan jangan mengangkat lebih dari 10 kg walaupun hanya sebentar.

  • Gunakan Teknik Mengangkat yang Benar

Jika terpaksa harus membwa beban berat, maka gunakanlah teknik yang benar, seperti melebarkankaki agar sejajar bahu, tegakkan punggung, ketika hendak diangkat benda tersebut harus berada di tempat letaknya yang lebih tinggi dari lanta. Dengan perlahan-lahan, angkatlah benda dengan menggunakan kekuatan yang bertumpu pada lutut dan saat mengangkat tariklah napas dalam dari hidung dan keluarkan melalui mulut.

  • Gunakan Alat Bantu

Tips aman mengangkat beban berat saat hamil yang terakhir yaitu menggunakan alat bantu. Selain ransel, ada beberapa alat bantu lain yang juga bisa ibu gunakna ketika ingin mengangkat atau membawa barang berat, seperti troli, stroller, atau yang lainnya. Anda juga bisa menggunakan kover yang beroda saat bepergian dibandingkan dengan jenis tas jinjing atau sejenisnya.

Semoga tips-tips tersebut bisa membantu ibu hamil untuk mengatasi salah satu masalah ketika terpaksa harus mengangkat beban berat pada masa kehamilan.

Tips Aman Mengangkat Beban Berat Saat hamil | Intan Nuraeni | 4.5