Tips Berpuasa Bagi Ibu Hamil dengan Hipotensi

Monday, May 29th, 2017 - Ibu Hamil, tips

Tips Berpuasa Bagi Ibu Hamil dengan Hipotensi,- Sebenarnya, tidak ada larangan bagi ibu hamil untuk menjalankan puasa, termasuk selama bulan Ramadhan. Terlebih lagi ibu sering melakukan pemeriksaan selama kehamilan dan dinyatakan sehat dan telah berkonsultasi dengan dokter. Tentu puasa ketika hamil akan sangat berbeda ketika tidak sedang hamil. Ibu perlu menjalankan kiat-kiat khusus agar puasa yang sedang dijalankan benar-benar menjadi sebuah ibadah dan juga menjadikan kandungan yang sedang dijalani senantiasa sehat.

Dalan beberapa kasus tertentu, tidak sedikit ibu hamil yang memiliki beberapa keluhan gangguan kesehatan, sehingga menjadikannya ragu untuk menjalani puasa, salah satunya adalah keluhan hipotensi. Penerita hipotensi atau tekanana darah rendah biasanya konsisten memiliki tensi sekitar 90/60 mmHg atau lebih rendah dari tensi normal. Hal ini memang cukup berisiko, karena biasanya seseorang bisa mengalami gejala seperti pusing, pungsan, kelelahan, mual, sesak nafas, penglihatan kabur, jantung berdebar, dan kulit tangan yang dingin.

Namun, ibu jangan dulu khawatir. Terdapat beberapa tips berpuasa bagi ibu hamil dengan hipotensi yang bisa dilakukan agar ibu bisa berpuasa dengan aman dan nyaman, diantaranya adalah :

Mengonsumsi lebih banyak sayur dan daging

Bagi ibu hamil yang memiliki tekanan darah renhdah direkomendasikan untuk mengonsumsi sayuran hijau dan daging merah yang kaya akan zat besi. Ini berfungsi untuk meningkatkan Hemoglobin (Hb).

Perbanyak konsumsi protein

Kebutuhan nutrisi ibu hamil memang cukup tinggi. Namun, ibu hamil harus tetap menambahkan asupan protein untuk pertumbuhan janin. Bagaimanapun, jika kondisi ibu tidak memungkinkan atau mengalami mual, muntah, berkunang-kunang, hingga jantung berdebar, sebaiknya memprioritaskan kesehatan janin daripada memaksakan untuk berpuasa.

Tidak mengubah posisi secara terburu-buru

Penderita hipotensi ortostatik (penurunan tekanan darah yang terjadi tiba-tiba saat mengubah posisi dari telentang ke posisi duduk atau tegak) bisa bergerak secara perlahan. Misalnya, ketika bangun tidur untuk sahur, sebaiknya tidak langsung berdiri namun duduk selama beberapa menit. Setelah itu, baru berdiri dan tunggu beberapa detik, kemudian berjalan.

Perubahan posisi secara bertahan seperti ini akan membantu mencegah penurunan tekanan darah tiba-tiba, terutama ketika puasa.

Bagi ibu hamil dengan hipotensi yang ingin menjalankan puasa, alangkah baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui kondisi Anda dan kehamilan Anda. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga bermanfaat.

By Sri Maryati

Tips Berpuasa Bagi Ibu Hamil dengan Hipotensi | Intan Nuraeni | 4.5