Tips Mengatasi Keluhan Gatal-Gatal Pada Masa Kehamilan

Saturday, May 21st, 2016 - Ibu Hamil, tips

Gatal yang terjadi melebihi dari biasanya memang sering terjadi pada ibu hamil. Bagian tubuh yang paling sering gatal pada ibu hamil adalah bagian perut dan payudara. Hampir 25% ibu hamil mengatalami gatal-gatal. Jika rasa gatal yang ibu rasakan ringan, maka hal tersebut dianggap normal. Namun, jika gatal yang terjadi sudah parah dan mencakup hampir seluruh permukaan kulit tubuh, maka ibu tidak boleh mengabaikannya karena ada kemungkinan disebabakn oleh kondisi medis yang lebih serius.

Tips Mengatasi Keluhan Gatal-Gatal Pada Masa Kehamilan

Pada umumnya, keluhan gatal-gatal saat hamil disebabkan oleh 3 faktor, yaitu kulit kering, garis stretch pada kulit perut karena terjadi peregangan kulit perut akibat perkembangan janin yang mulai besar, dan gejala PPUP (Pruritic Urticarial Papules and Plaques of Pragnancy) yang biasa terjadi karena adanya peningkatan aktivitas hormon gonadotropin dan estrogen. Dan ini merupakan hal yang wajar.

Selain itu, rasa gatal yang timbul pada ibu hamil juga bisa terjadi karena kondisi medis yang lebih serius, seperti kolestasis obstetrik. Meskipun jarang terjadi, namun kondisi ini membutuhkan perhatian medis secara khusus. Kolestasis obstetrik merupakah gangguan gati yang dapat terjadi ketika hamil. Pada kondisi normal, garam empedu mengalir dari hati ke usus untuk membantu mencerna makanan. Namun, pada kondisi kolestasis obstetrik, garam empedu tidak mengalir seperti yang seharunya dan mandek di dalam tubuh.

Baca Juga : Keluhan yang Sering Dialami Pada Kehamilan Trimester 1

Cara Mengatasi Gatal-Gatal Selama Kehamilan

Ketika ibu merasakan gatal dalam kondisi ringan, ibu bisa mengatasinya dengan melakukan beberapa tips mengatasi gatal-gatal pada masa kehamilan berikut :

  • Hindari suhu panas. Termasuk jangan mandi dengan air panas, terpapar sinar matahari terik secara langsung, ataupun menggunakan baju yang bisa membuat ibu merasa gerah. Suhu panas dapat membuat ibu lebih rantan mengalamigatal. Selain itu, suhu yang terlalu panas juga tidak baik untuk janin.
  • Segarkan kembali kulit dengan krim pelembab yang tidak mengandung pewangi atau parfum.
  • Hindari produk pembersih dengan kandungan pardum ataupun detergen yang kuat, karena bisa membuat kulit kering atau iritasi, serta lebih mudah menimbulkan rasa gatal. Sebaliknya, gunakan sabun lembut yang bisa melembabkan kulit atau sabun dengan kandungan pH yang seimbang.
  • Usapkan lotion calamine diarea kulit yang gatal. Krim ini umumnya aman digunakan oleh ibu hamil untuk mengurangi rasa gatal.
  • Jika ibu mengalami eksim, maka segera konsultasikan dengan dokter tentang krim ataupun salep yang aman digunakan oleh ibu hamil.

Jika ibu telah melakukan beberapa tips tersebut namun kondisi ibu belum membaik setelah seminggu, maka segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Selain itu juga ibu harus bisa membedakan gatal yang tingan biasa dengan rasa gatal yang menandakan kolestasis obstetrik.

Tips Mengatasi Keluhan Gatal-Gatal Pada Masa Kehamilan | Intan Nuraeni | 4.5