Tips Mengembalikan Berat Badan Normal Setelah Melahirkan

Thursday, January 18th, 2018 - Kesehatan

Merupakan suatu hal yang wajar jika ibu hamil mengalami kenaikan berat badan. Namun, sebagian dari ibu hamil juga mengalami kegendutan saat hamil. Hal ini dikarenakan bobot berat tubuh yang semakin membesar, terlepas dari membesarnya perut ibu hamil seperti dalam kondisi normalnya.

Tips Mengembalikan Berat Badan Normal Setelah Melahirkan

Setelah melahirkan, sebagian dari ibu justru kesulitan untuk mengembalikan berat badan normal seperti sebelum hamil. Namun, jangan khawatir, sebenarnya kondisi ini bisa diatasi dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Berikut ini adalah tips yang bisa dilakukan oleh para ibu untuk kembali menurunkan berat badan secara ideal.

1. Menyusui.

Dalam sejumlah penelitian para ahli terungkap jika aktifitas menyusui bayi dapat membantu ibu untuk menurunkan berat badannya secara bertahap, setidaknya selama 6 bulan setelah kelahiran. Dalam proses ini diketahui sejumlah hormon akan dilepaskan ke dalam tubuh. Hormon-hormon inilah yang akan membantu rahim untuk mengembalikan tubuh ke bentuk semula seperti sebelum hamil. Sebagai informasi saat menyusui itu berarti sama dengan membakar kalori sebesar 200 hingga 500 kalori perhari. Jumlah kalori yang sama jika anda berenang selama beberapa jam atau naik sepeda selama satu jam.

2. Olahraga.

Konsultasikan dengan dokter tentang jenis olahraga apa yang aman dilakukan dan kapan bisa mulai dilakukan. Hal ini penting terutama bagi ibu yang melahirkan melalui operasi caesar. Usahakan cari teman juga yang habis melahirkan dalam berolahraga agar bisa saling memotivasi.

3. Mulailah mengubah kebiasaan pola makan.

Lebih baik makan 3 kali sehari dengan menu komplit daripada makan satu kali tapi dengan tambahan cemilan manis dan kurang menyehatkan misalnya cokelat, dan snack. Untuk ibu yang masih menyusui jangan lupa memperhatikan kecukupan gizi dalam makanan yang dikonsumsi.Jangan lupa banyak mengkonsumsi air putih.

4. Membuat target realistis.

Memang tidak akan mungkin jika berat badan kembali ke ukuran sebelum hamil dalam waktu sekejap. Karena itu untuk memotivasi diri, tempel foto sebelum hamil di tempat yang mudah terlihat, misalnya di pintu lemari es.

5. Tidur yang cukup.

Mungkin Anda tidak bisa tidur penuh selama 8 jam permalam karena harus merawat bayi. Tapi, kurang tidur bisa menghalangi usaha Anda menurunkan berat badan. Dalam sebuah studi ditemukan jika ibu baru melahirkan yang tidur selama 5 jam atau kurang semalam cenderung lebih sulit menurunkan berat badan dibandingkan mereka yang tidur 7 jam. Pada saat ibu lelah, tubuh akan melepaskan cortisol serta hormon-hormon stres lainnya yang bisa memicu penambahan berat badan. Selain itu, saat kelelahan, ibu juga cenderung tidak akan memperhatikan kebutuhan Anda. Ibu tidak akan terlalu memperhatikan mana makanan yang sehat, bahkan cenderung memilih makanan yang bisa diolah dan diperoleh dengan mudah. Selain itu, Anda akan semakin malas melakukan aktivitas fisik. Mungkin Anda sudah sering disarankan untuk ikut tidur saat bayi Anda tidur, dan ini benar adanya. Tidur ayamlah sesering mungkin sepanjang hari dan tidurlah lebih awal, paling tidak sampai bayi Anda mulai tidur.

6. Bercengkerama dengan bayi.

Salah satu cara yang menyenangkan adalah beraktifitas dengan bayi ini secara tidak langsung ini akan membakar lemak dalam tubuh. Misalnya dengan mengajak bayi berjalan-jalan dengan menggunakan stroller dan mendorongnya atau menggendongnya. Hal tersebut dapat membakar lemak dalam tubuh kita.

7. Meminta bantuan.

Jika Anda sedang berusaha menurunkan berat badan, mintalah bantuan dokter dan pakar diet Anda. Pakar diet Anda bisa membantu menyusun rencana makan yang membantu Anda menurunkan berat badan secara aman dan efektif. Sedangkan dokter bisa menuntun Anda dalam menentukan jumlah berat badan yang harus diturunkan dan kapan saat yang tepat untuk mulai berolahraga.

Baca juga :

Tips Mengembalikan Berat Badan Normal Setelah Melahirkan | Intan Nuraeni | 4.5