Tips Menjalani Kehamilan Pada Ibu Penderita Obesitas

Monday, January 29th, 2018 - Ibu Hamil, kesehatan ibu hamil

Sangat wajar jika setiap wanita yang tengah mengandung, ingin menjalani kehamilan dengan kondisi yang sehat. Akan tetapi, dikarena beberapa sebab, ibu hamil harus mengalami sejumlah masalah kesehatan yang harus dihadapinya, seperti komplikasi diabetes gestasional, preeklamsia hingga keguguran yang lebih banyak terjadi pada penderita Obesitas.

Ibu hamil penderita Obesitas akan mengalami kesulitan dalam kehamilanya, dan dampaknya juga akan berpengaruh pada proses persalinannya kelak.

Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CCD), ada sekitar 45% dari wanita yang memulai kehamilan dengan kondisi berat badan berlebih. Terlebih, dalam sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Obstetrics & Gynecology dijelaskan jika lebih dari 47% wanita mengalami peningkatan berat badan yang terlalu banyak selama masa kehamilan.

Tips Menjalani Kehamilan Pada Ibu Penderita Obesitas

Namun, walaupun begitu para ahli tetap memiliki cara untuk kiat menjalani kehamilan yang sehat dan benar, bagi ibu hamil penderita Obesitas. Dilansir laman Foxnews, dibawah ini adalah Tips Menjalani Kehamilan Pada Ibu Penderita Obesitas.

1. Jangan Diet.

Walaupun Obesitas harus diatasi salah satunya dengan Diet, pada ibu hamil cara ini sebaiknya tidak dilakukan. American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) merekomendasikan para wanita yang kelebihan berat badan (BMI antara 25 dan 29,9) mengalami kenaikan berat badan antara 6 hingga 11 kg dan mereka yang obesitas (BMI 30 atau lebih) keuntungan antara 4 hingga 9 kg. Menurut sang penulis dikatakan jika “What to Eat When You’re Pregnant”, sekarang bukan saatnya untuk mulai diet. Jadi, bukannya terobsesi pada skala, tetaplah fokus pada apa yang dapat Anda lakukan sekarang untuk memiliki kehamilan yang sehat.

2. Meminta saran dari ahli gizi.

Kunjungilah dokter untuk mendapatkan rekomendasi umum terkait diet dan berolahraga. Tanyakan juga pada ahli gizi diet terdaftar (RDN) yang mengkhususkan diri dalam penanganan gizi prenatal yang dapat memberikan rekomendasi khusus untuk dapat membantu mengontrol berat badan, mendukung kehamilan, dan mempertahankan berat badan yang sehat setelah melahirkan.

3. Konsumsi kalori ekstra.

Di trimester pertama kehamilan dikatakan jika bayi tidak membutuhkan kalori ekstra untuk tumbuh. Untuk selanjutnya, Anda harus menambah antara 250 dan 450 kalori ekstra sehari jika Anda kelebihan berat badan dan antara 200 dan 370 kalori jika Anda Obesitas. Jika berat badan bertambah selama trimester pertama, berarti Anda harus mengurangi kalori ekstra.

4. Banyak bergerak.

Meskipun ibu hamil akan mengalami kelelahan atau mual selepas banyak bergerak dan olahraga, namun hal ini baik untuk tetap menjaga berat badan seimbang dan membuat persalinan lebih mudah dan mencegah komplikasi.

5. Membuat pilihan sehat.

Walaupun membutuhkan kalori ekstra selama kehamilan, pastikan ibu hamil tetap mendapatkannya di makanan sehat. Contohnya seperi sayuran, buah, protein tanpa lemak, lemak sehat, dan biji-bijian. Makanan tersbut juga dapat membantu mengontrol nafsu makan, ngidam sehat, dan membuat Anda terhindar dari junk food.

Tetap sehat selalu Bunda, salam.

Baca juga :

Tips Menjalani Kehamilan Pada Ibu Penderita Obesitas | Intan Nuraeni | 4.5