Tips Naik-Turun Tangga Bagi Ibu Hamil Tua Agar Tetap Aman

Friday, November 17th, 2017 - Ibu Hamil, tips

Tips Naik-Turun Tangga Bagi Ibu Hamil Tua Agar Tetap Aman,- Selama masa kehamilan, ada banyak perubahan yang terjadi pada ibu, baik pada fisik ataupun mental. Ketika hamil, tubuh wanita (terutama perut) secara otomatis mengalami peregangan mengikuti perbesaran rahim. Perkembangan janin turut memengaruhi berat badan ibu yang cenderung bertambah. Dalam hal ini, beban tubuh pun ikut bertambah.

Dengan kondisi tersebut, ibu harus selalu berhati-hati dalam melakukan aktifitas meskipun sebelumnya hal tersebut biasa dilakukan sehari-hari, namun bukan berarti ibu tidak boleh mengerjakan apapun. Dengan kata lain, ibu harus bisa mebatasi kegiatan yang sekiranya dapat menyebabkan ibu mudah lelah atau pekerjaan berat. Ibu yang sedang hamil pun masih diperbolehakn bekerja dengan catatan harus selalu berhati-hati.

Seiring membesarnya ukuran perut ibu hamil, ada beberapa aktivitas sederhana yang mungkin akan terasa lebih sulit dilakukan daripada sebelumnya. Salah satunya yaitu naik-turun tangga. Ketika ibu hamil menaiki tangga, maka secara ototmatis akan mengeluarkan energi yang cukup besar. Hal ini berisiko menimbulkan gangguan di dalam rahim dan tekanan janin dalam perut.

Selain itu, menaiki anak tangga yang cukup tinggi juga berpotensi menimbulkan risiko kram pada ibu. Tidak jarang pula rasa pusing timbul ketika menaiki tangga atau setelahnya. Untuk mencegah hal tesebut, lift atau eskalator bisa menjadi solusi trbaik bagi ibu hamil untuk berpindah lantai di dalam sebuah gedung.

Tidak hanya itu, berikut ini kami sajikan informasi beberapa tips naik-turun tangga bagi ibu hamil tua agar tetap aman yang mungkin bisa membantu :

  • Pastikan area tangga dalam kondisi terang

Sebelum memenutuskan untuk menaiki atau menuruni tangga, pastikan terlebih dahulu bahwa area tangga mendapatkan pencahayaan yang cukup. Hal ini penting karena kondisi yang terang bisa membuat ibu bisa melihat anak tangga dengan jelas, sehingga risiko terjatuhpun menjadi lebih kecil.

Maka dari itu, jika tangga yang akan dilewati terlihat gelap atau minim cahaya, maka sebaiknya luangkan waktu untuk menyalakan lampu terlebih dahulu. Atau ibu juga bisa menggunakan lampu flash yang terdapat pada handphone sebagai cahaya bantuan.

  • Perhatikan setiap anak tangga sebelum memijaknya

Kondisi anak tangga yang akan pijak patut diperhatikan. Pastikan bahwa anak tangga tersebut dalam kondisi baik dan tidak rapuh. Jika hendak menaiki tangga di luar ruangan, cek terlebih dahulu apakan kondisi tangga dalam keadaan kering, sehingga tidak licin saat dipijak.

Hal lain yang tidak kalah penitng, perhatikan pula alas setiap anak tangga. Di beberapa tempat, anak tangga biasanya dilapisi karpet atau bahan anti licin. Nah, untuk memperkecil risiko tersandung, sebaiknya hindari juga menginjak lubang pada alas tangga tersebut.

  • Usahakan untuk selalu berpegangan

Mengingat berat badan yang meningkat membuat ibu kesulitan menjaga keseimbangan. Usahakan agar tangan ibu selalu berpegangan kuat pada handrail (pegangan tangga) atau dinding ketika menaiki ataupun menuruni tangga. Jika karena kondsii tertentu, seperti membawa barang, menyebabkan ibu tidak bisa berpegangan dengan dua tangan, maka usahakan agar salah satu tangan tetap berpegangan pada handrail.

Berpegangan pada handrail akan membantu ibu untuk menjaga keseimbangan tubuh. Selain itu, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, misalnya tergelincir atau terpeleset, maka ibu tidak akan langsung terjatuh.

  • Pilih alas kaki datar dan tidak licin

Tips naik-turun tangga bagi ibu hamil agar tetap aman yang terakhir yaitu pastikan bahwa ibu memilih alas kaki yang tepat. Jenis alas kaki yang sebaiknya digunakan adalah alas kaki datar dengan sol yang terbuat dari karet, sehingga tidak licin.

Sebaliknya, ibu disarankan untuk menghindari jenis alas kaki berhak tinggi, baik di dalam ataupun di luar rumah. Selain bisa membuat kaki lebih mudah kram, jenis alas kaki ini bisa menyulitkan ibu dalam menyeimbangkan tubuh. Dengan kata lain, risiko kecelakaan akans emakin besar jika ibu menggunakan alas kaki yang memiliki hak tinggi.

By Sri Maryati

Tips Naik-Turun Tangga Bagi Ibu Hamil Tua Agar Tetap Aman | Intan Nuraeni | 4.5