Waspadai! Ini Penyebab Dan Gejala Preeklampsia Saat Hamil

Wednesday, November 1st, 2017 - Ibu Hamil

Penyebab dan gejala preeklampsia saat hamil sangat penting untuk diketahui oleh ibu hamil supaya bisa mengurangi risiko yang membahayakan bagi ibu dan janinnya. Preeklampsia ialah gangguan kehamilan yang ditandai oleh tekanan darah tinggi dan kandungan protein yang tinggi di dalam urine.

Waspadai! Ini Penyebab Dan Gejala Preeklampsia Saat Hamil

Penyebab Preeklampsia Saat Hamil

Penyebab pasti preeklampsia pada ibu hamil belum diketahui. Namun ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko ibu hamil mengalami preeklampsia diantaranya:

  • Kehamilan pertama
  • Pernah mengalami preeklampsia pada kehamilan sebelumnya
  • Mempunyai keluarga dengan riwayat preeklampsia
  • Obesitas saat hamil dengan indeks massa tubuh 25 atau lebih
  • Menderita penyakit tertentu yaitu diabetes, lupus, hipertensi, penyakit ginjal dan sindrom antifosfolipid.
  • Mengandung lebih dari satu janin
  • Bayi pada kehamilan saat ini mempunyai ayah yang berbeda dengan kehamilan sebelumnya.
  • Hamil dibawah usia 20 tahun
  • Hamil diatas usia 40 tahun
  • Hamil sesudah jeda 10 tahun dengan kehamilan sebelumnya.

Gejala Preeklampsia Pada Ibu Hamil

Ibu hamil yang mengalami preeklampsia berbeda-beda, ada yang mengalami gejala preeklampsia ada juga tanpa gejala atau hanya menimbulkan gejala ringan saja. Mesikpun begitu, tapi tetap ibu hamil harus mengetahui gejala preeklampsia:

  • Tekanan darah yang terus meningkat
  • Jumlah trombosit dalam darah menurun
  • Mengalami pembengkakan di wajah, tangan, telapak kaki dan pergelangan kaki.
  • Perut dibagian atas terasa nyeri
  • Mual dan muntah
  • Pandangan menjadi kabur
  • Pandangan hilang secara sementara
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Volume urine berkurang
  • Sakit kepala yang parah
  • Sesak napas

Penanganan preeklampsia pada ibu hamil

Cara menangani preeklampsia pada ibu hamil yaitu harus beristirahat total di rumah. Tekanan darah dan kondisi janin pula harus dipantau dengan cermat sehingga beberapa kasus preeklampsia diharuskan untuk istirahat di rumah sakit. Tapi bila preeklampsia muncul saat usia janin telah cukup dilahirkan, maka dokter akan memberikan saran untuk segera sesar untuk melahirkan bayi tersebut. Hal ini dilakukan supaya preeklampsia tidak berkembang jadi lebih parah dan merugikan ibu hamil dan bayinya.

Itulah penyebab gejala dan penangan preeklampsia saat hamil. Meskipun anda tidak mengalami preeklampsia, namun anda harus mengetahui penyebab dan gejalanya.

Waspadai! Ini Penyebab Dan Gejala Preeklampsia Saat Hamil | Intan Nuraeni | 4.5